aplikasi audiobook indonesia storytel
Tech Buzz

Aplikasi Audiobook Storytel Cara Asyik Baca Buku Online

Aplikasi audiobook Storytel itu apaan sih? Banyak banget yang tanya ke aku meski sudah banyak berseliweran tulisan tentang Storytel di dunia maya.

Sebenarnya kita sudah familiar dengan sistem Storytel ini. Namun ini seperti dimodernkan. Kayak apa sih?

Kalian pernah mendengarkan dongeng yang dibacakan orangtua atau saudara kita sebelum tidur? Nah, cara ini mirip. Kita seperti mendengarkan suara seseorang untuk membacakan buku yang kita inginkan.

Aplikasi audiobook Indonesia Storytel

Apa itu Storytel?

Storytel yakni salah satu layanan streaming buku audio dan e-book berlangganan terbesar di dunia. Platform audiobook Indonesia ini menawarkan pengalaman mendengarkan dan membaca lebih dari 500.000 judul buku best seller, baik buku novel fiksi maupun nonfiksi secara global.

Intinya, Storytel itu mau bikin kita lebih gampang untuk baca buku online. Biasanya kan susah banget punya waktu luang untuk membaca buku.

Storytel ini bisa mendengarkan kalian beragam rekomendasi buku-buku best seller sambil tetap beraktivitas. Misalnya, sambil memasak, menyapu, menyetir hingga menemani kita jelang tidur.

Aplikasi audiobook ini dilakukan di bawah merek Storytel dan Mofibo. Bisnis penerbitan Storytel dilakukan melalui penerbit buku audio StorySide dan penerbit Nordik yang terkenal seperti Norstedts, People’s Press, dan Gummerus.

Audiobook Indonesia ini juga beroperasi di lebih dari 20 pasar di seluruh dunia. Kantor pusat Storytel di Stockholm, Swedia.

Keunggulan Aplikasi Audiobook Storytel

Aplikasi audiobook Storytel punya keunggulan untuk membaca buku online. Yang pasti, kalian bisa multitasking dalam beraktivitas. Seperti sambil membersihkan rumah, memasak, hingga menemani jelang tidur.

Atau saat kalian naik transportasi umum, kita bisa mendengarkan melalui audio speaker bluetooth. Buat yang suka makan sambil multitasking, bisa kalian coba mendengarkan audiobook Indonesia Storytel ini. Daripada ngegosip nggak jelas, lebih baik bikin hidup lebih berkualitas, dengan membaca buku best seller. Siapa tahu skill kita bertambah, pengetahuan meningkat, penghasilan pun mengikuti. Amin.

Keunggulan baca buku online Storytel

Baca Buku Online Tanpa Kuota

Kalo nggak ada kuota gimana? Nah pas kalian di kantor, bisa download sepuasnya tuh aplikasi baca buku online ini sepuasnya. Kita nanti tinggal putar ulang buku-buku yang sudah kita taruh di rak di aplikasi audiobook ini. Pokoknya kita serasa punya lemari dengan koleksi buku super banyak dan tanpa repot mencari sekaligus membacanya. Tinggal ketik judul buku best seller yang kita inginkan, putar deh!

Buat kalian yang suka buku best seller bisa mencari rekomendasi buku seperti Harry Potter audiobook. Filmnya aja sampe sukses besar. Belum lagi penulis JK Rowling yang sampe kaya mendadak karena novel fenomenalnya itu.

Buat yang sudah menonton film Hunger Games, tentu saja ngga bakal melewatkan novel fiksi Trilogi The Hunger Games. Filmnya aja seru banget. Tentu novel fiksi tersebut bakal seru lagi. Biasanya, novel akan lebih memikat dibanding film. Soalnya, kita bebas berimajinasi saat membaca atau mendengarkan sesuatu. Apalagi gemes banget ama karakter Katniss Everdeen dan Peeta Mellark. Bener nggak?

Beragam Pilihan Genre

Genre buku best seller dalam aplikasi audiobook Storytel juga beragam. Ada romance, young adult, classics, kids, personal development, crime & thriller, biography, fiction, religion & spirituality, non fiction, business & economy, fantasy & science fiction, history, poetry & short stories, podcast, hingga language.

Kalo kayak gini sih, ngga perlu ke toko buku lagi nih. Cukup baca buku best seller via Storytel dan dengarkan baca buku online favoritmu.

Dalam penelitian di Jurnal Neuroscience oleh Fatma Deniz pada 2019 menyebutkan, kualitas bacaan dan pemahaman otak atas buku sebagai objek yang didengar maupun dibaca hampir identik. Jadi ngga perlu ada alasan malas baca buku kan?

Tren Mendengarkan Buku

Berdasarkan data terbaru UNESCO pada 2021, minat baca masyarakat Indonesia memang sangat rendah. Indonesia menempati urutan kedua dari bawah soal literasi dunia. Atau peringkat 60 dari 61 negara. Miris sih!

Peringkat minat baca buku best seller masyarakat Indonesia

Secara angka, minat membaca buku di Indonesia hanya 0,001 persen. Artinya, hanya 1 dari 1.000 orang yang gemar membaca. 

Namun, minat membaca rendah dan budaya tutur yang tinggi ini jangan dibiarkan. Biarlah orang lain yang ngga suka membaca, tapi kita harus menularkan semangat membaca ke orang lain. Bukankah untuk memengaruhi seseorang, kita harus membiasakan diri terlebih dulu?

Atasi Kendala Sebaran Buku

Pegiat literasi Saiful Maarif bilang, kehadiran buku suara (audiobook) bisa menjadi alternatif untuk menjembatani disparitas dan kendala sebaran buku. Dengan aplikasi audiobook, distribusi buku menjadi lebih merata hingga ke pelosok dunia, asal terkoneksi dengan internet.

Apalagi dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan buku fisik, kehadiran audiobook Indonesia mampu mengurangi biaya untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan dari buku.

Itulah alasan mengapa tren mendengarkan buku kian melonjak. Majalah Forbes pada 2018 menulis, bisnis audiobook di Inggris telah menjadi tren penerbitan. 

Firma Deloitte memerkirakan, nilai kapitalisasi audiobook naik 25 persen pada 2020 menjadi US$ 3,5 miliar. Tidak heran, penerbit besar Harper Collins dan Penguin Book membuat divisi format audio untuk merespons perkembangan ini.

Serupa Tapi Tak Sama Dengan Podcast

Aplikasi audiobook ini juga seturut dengan pencapaian podcast. Podcast ini file audio digital berupa rekaman suara tentang berbagai tema yang bisa diperoleh secara digital. Baik audiobook dan podcast merupakan seni ‘mendengar’. Namun sangat berbeda dengan praktik membaca buku atau mendengarkan ceramah.

Rekomendasi buku-buku best seller Storytel

Kebetulan sekali aplikasi audiobook Storytel juga memboyong novel fiksi  terkenal seperti A Game of Thrones, karangan George Martin. Novel bergenre politik dan fantasi epik ini bahkan memenangkan sejumlah penghargaan berkat keunikan ceritanya, seperti Novel Fantasi Terbaik (Locus Award for Best Fantasy Novel) pada 1997.

Buku Sapiens yang ditulis Yuval Noah Harari juga menjadi rekomendasi buku yang wajib didengarkan tahun ini. Sapiens membahas sisi yang tak diungkit buku sejarah atau evolusi manusia lain. Bagaimana manusia dari sekadar satu spesies hewan menjadi makhluk berperadaban melalui tiga evolusi, yakni kognitif, pertanian, dan sains. 

Bagi penyuka fiksi, tentu tak boleh ketinggalan seri tujuh novel fantasi yang dikarang penulis Inggris JK Rowling. Di Storytel, kalian juga bakal menemukan Harry Potter Audiobook secara lengkap. 

Bagi yang sudah nonton filmnya, tentu bakal berdecak kagum setelah mendengarkan novel aslinya. 

Enaknya di Storytel, kita sekaligus bisa mendengarkan dan membaca novel tersebut atau dilakukan terpisah. Suka-suka kalian dalam menikmati buku sih. Namun untuk novel A Game of Thrones baru tersedia versi audiobook.  

Pengalaman Mendengarkan Aplikasi Audiobook Storytel

Dari tadi kok selalu bahas novel fiksi atau buku best seller karangan penulis asing sih. Gimana dengan penulis lokal? Apa ada di Storytel?

Pengalamanku menggunakan aplikasi audiobook Storytel, ternyata banyak juga buku lokalnya.

Novel Mariposa

Aku memberikan rekomendasi buku lokal seperti Mariposa. Isi novel Mariposa yang ditulis Luluk HF ini menceritakan Natasya Kay-Loovi atau Acha yang jatuh cinta pada Iqbal Freedy. Acha ini tipe cewek cantik sekaligus pintar. Pokoknya idaman semua kaum Adam deh. Kebalikannya, Iqbal ini cowok yang cuek dan dingin. Ini mirip kayak Rangga di film Ada Apa Dengan Cinta sih. Hehe..

Seru banget tuh dengerin Mariposa via Storytel ini. Kita seperti mendengar dongeng cerita fiksi komedi romantis. Tentu kita bakal senyum-senyum sendiri mendengarkan narasi atas dialog-dialog cerita yang diangkat dari Wattpad itu.

Novel Dilan

Novel fiksi sekaligus rekomendasi buku dariku lainnya seperti Dilan. Siapa sih yang ngga tahu novel sekaligus film terlaris kedua di Indonesia sejak 2007 ini. Film Dilan 1990 berhasil meraup 6.315.664 penonton sekaligus mengantongi pendapatan kotor sekitar Rp 252,6 miliar. Sekuel pertamanya, Dilan 1991 meraih 5.253.411 penonton dengan pendapatan kotor Rp 210,1 miliar. Bener-bener Iqbal Ramadhan sebagai aktor pemeran Dilan langsung ngetop beneran.

Ingatkah kalian tentang perkataan melegenda ini, “Kita tidak pernah bisa mengontrol apa yang dibicarakan orang tentang kita. Tapi seharusnya kita punya pilihan untuk memposisikan diri, apakah mau mendengarkan atau tidak.” Kata-kata ini begitu membekas di sebagian orang terutama kita yang hidup di tengah masyarakat.

Apapun yang kita lakukan, tentu akan digosipin orang. Entah perilaku kita baik atau buruk, ada saja yang membicarakan kita. Begitulah kesanku saat mendengarkan novel fiksi Divortiare karya Ika Natassa. Penulis nyentrik dengan diksi yang apik ini membalut kisah rumah tangga menjadi bahasan yang ringan, tapi kadang bisa mengernyitkan dahi pembaca sekaligus pendengarnya? Penasaran dengan cerita Divortiare? Kalian ngga akan menyesal mendengarkannya.

Storytel mirip seperti mendongengkan buku best seller versi digital

Novel Tere Liye

Atau yang sempat viral tahun lalu akibat cuitan penulisnya di jagat maya. Tahun lalu, Tere Liye mengeluhkan pembajakan buku yang masyarakat menganggap lumrah. Namun netizen menganggap cuitan tersebut kasar.

Penulis novel Selamat Tinggal ini sempat mencuitkan kata ‘goblok’ yang sebenarnya untuk pembajak novelnya sekaligus e-commerce yang menjual novel bajakannya. Namun dasar netizen. Mereka justru komentar kata-kata kasar yang seharusnya tak pantas terucap oleh penulis terkenal, bukan masalah pembajakan novelnya.

Bagaimana pun juga, novel Selamat Tinggal ini juga layak baca serta enak untuk memperdengarkannya. Namun bagi kalian yang sedang patah hati, yang cinta pertamanya ambyar, atau yang sedang tertipu kepalsuan, hendaknya tidak mendengarkan novel ini kalau tidak mau tertampar dengan sisi ceritanya. 

Pesan Tere Liye setelah mendengarkan novel Selamat Malam, “Setiap kita mendapatkan sesuatu, bersiaplah melepaskannya. Karena di dunia ini yang sudah milik kita saja bisa hilang, apalagi yang belum.”

Novel Negeri 5 Menara

Ah bikin galau saja nih. Yuk kita beralih ke Negeri Lima Menara (Negeri 5 Menara), novel roman karya Ahmad Fuadi yang juga melegenda. Novel ini menceritakan kehidupan enam santri dari enam daerah berbeda. Mereka sedang menuntut ilmu di Pondok Madani, Ponorogo, Jawa Timur. Menariknya, novel ini seakan menggugah semangat anak muda untuk tetap optimistis menjalani hidup hingga mengejar impian.

Novel Negeri Lima Menara (Negeri 5 Menara) memberikan pesan “Pasang niat kuat, berusaha keras dan berdoa khusyuk. Lambat laun, apa yang kalian perjuangkan akan berhasil. Ini sunnatullah, hukum Tuhan.”

Yang paling juga aku ingat dari novel Negeri Lima Menara yakni “Man Jadda Wa Jadda. Siapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil.”

Fitur-fitur Aplikasi Audiobook Storytel

Fitur-fitur aplikasi audiobook Storytel banyak sekali. Tentunya akan menguntungkan kita sebagai pembaca sekaligus pendengarnya. Nih aku rangkum aja ya.

Fitur aplikasi audiobook Indonesia Storytel

Pilihan Bahasa

Kita bisa memilih bahasa Indonesia atau Inggris untuk membaca atau mendengarkan novel fiksi atau rekomendasi buku favorit

Kategori Buku

Kita bisa memilih kategori buku yang sering kita baca atau favoritkan. Ada 17 kategori buku yang bisa kita pilih untuk menemani aktivitas kita sepanjang hari

Mode Anak

Kita dapat berbagi layanan secara bersamaan meski dalam satu akun. Contohnya satu ponsel dengan akun utama kita yang bisa mengakses seluruh konten. Ponsel lainnya juga dapat mengakses konten tersebut dengan judul-judul tertentu melalui mode terbatas (mode anak). Istilahnya ada dua mode stream sekaligus: satu untuk akses konten lengkap dan satu mode anak

Pilihan Pembayaran Beragam

Terdapat beragam pilihan pembayaran aplikasi audiobook Storytel. Seperti GoPay, saldo Google Play, provider seperti Telkomsel dan XL/AXIS, kartu debit atau kartu kredit, serta e-wallet seperti ShopeePay, Dana, dan DOKU

Pilihan pembayaran aplikasi audiobook Storytel

Rak (Bookshelf)

Kita dapat menyimpan buku yang sedang atau akan kita baca atau dengar melalui rak (bookshelf). Saat lenggang, kita dapat melanjutkan membaca atau mendengarkan buku tersebut tanpa mengulang dari awal

Narator Berkualitas

Narator aplikasi audiobook Storytel sangat beragam. Bahkan kalangan artis dan penulis buku sendiri turut berpartisipasi. Sebut saja Dewi (Dee) Lestari, Tere Liye, Ika Natassa, Asma Nadia, Ahmad Fuadi, Pidi Baik, Habiburrahman El Shirazy hingga aktor/aktris Fedi Nuril, Chicco Jerikho dan Dian Sastrowardoyo. Mereka terasa sekali mendongengi kita deh jadinya. Haha

Kemudahan Mendengarkan

Fitur mendengarkan ini semakin mudah melalui pilihan bab buku, memutar ulang hingga mempercepat dalam 15 detik, hingga mempercepat atau memperlambat pengucapan si narator. Istilahnya, ada yang suka membaca buku dalam format agak cepat atau agak lambat. Semua bisa disetel, bahkan bisa mempercepat 3,5x lipat. Namun ini tidak akan bisa terdengar sempurna. Mempercepat 1x menurutku lebih pas. 

Kita juga diberi kebebasan memilih buku berdasarkan durasi pembacaan atau mendengarkan. Misal ada buku berdurasi kurang dari 15 jam, 12 jam, 9 jam atau cerita singkat yang hanya beberapa jam. Bebas!

Buat yang tidak memiliki akses kuota berlimpah, bisa mengunduh aplikasi Storytel terlebih dulu melalui jaringan nirkabel atau paket data yang berlimpah. Kemudian bisa mendengarkan lewat mode offline

Menariknya lagi, kita bisa mendengarkan aplikasi audiobook Storytel lewat background ponsel. Kita ngga akan terganggu dengan menatap aplikasi tersebut secara terus menerus. Kita tentu bisa menggunakan aplikasi lain, sambil telinga terus mendengarkan cerita dari buku favorit

Pengaturan Waktu

Buat menemani tidur, aplikasi audiobook Storytel ini cocok banget. Biar nggak kelewatan menyetel sampai habis, kita bisa mengatur waktu hingga kita tertidur. Misal ada yang menyetel 15 menit, 30 menit atau 2 jam kemudian. Terserah kalian. Durasi untuk mendengarkan per bab juga bisa terlihat dari masing-masing chapter di buku

Pemberian Rating

Kita bisa memberikan rating buku setelah membaca atau mendengarkannya. Pilihannya: inspiring, motivating, atau thought-provoking.

Kita juga bisa memberikan gambaran keseluruhan buku melalui lebih dari 15 emoticon yang disediakan. Seperti emoticon boring, confusing, cozy, funny, heartwarming, informative, inspiring, mind-blowing, motivating dan lainnya.

Di akhir buku, pendengar atau pembaca juga bisa memberikan rating dengan bintang sekaligus review komentar.

Target Bacaan

Storytel ini memberikan target membaca atau mendengarkan buku kepada penggunanya. Misal saya menargetkan untuk membaca atau mendengarkan 2 buku dalam satu bulan. Di sana nanti akan terpampang statistik perjalanan kita dalam memakai aplikasi Storytel ini. 

Cara Mengunduh Aplikasi Audiobook Storytel

Aplikasi audiobook telah membentuk komunitas baru penikmat buku. Komunitas ini bisa jadi mereka yang tidak terbiasa membeli buku. Atau memang mereka yang sepenuhnya hanya menikmati audio tanpa keinginan memiliki bentuk cetakan (in-print). Tidak tertutup kemungkinan migrasi pembaca buku banyak bergeser menjadi pendengar buku.

Aplikasi audiobook hadir sebagai alternatif mencerna buku. Meski awalnya kalangan tertentu, seperti yang punya masalah sensorik lebih mengenal audiobook Indonesia ini. Seperti almarhum Gus Dur yang memiliki keterbatasan penglihatan namun masyarakat mengenalnya sebagai orang yang suka ‘membaca’ buku lewat audiobook

Buktinya, beliau dikenal dan dikenang sepanjang masa. Buat yang ingin dan lebih seperti beliau, yuk unduh aplikasi Storytel untuk iOS dan aplikasi Storytel untuk Android.

Cara mengunduh aplikasi storytel

Untuk saat ini, harga promo paket berlangganan premium aplikasi audiobook Storytel hanya Rp 39.000 per bulan dan Rp 189.000 untuk enam bulan. Kalian bebas mengakses buku dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Buat kalian yang ingin mencoba layanan ini secara gratis, Storytel menyediakan paket gratis selama 7 hari. Lumayan banget tuh bisa cobain semua fitur premiumnya.

Tentu kita ngga perlu repot lagi membeli buku fisik, menyampul, menaruh di rak, hingga membersihkannya. 

Storytel emang jadi aplikasi baca buku online tanpa ribet deh.

Anda mungkin juga suka...

92 Komentar

  1. menulis:

    Betul banget Mas. Dengan storytel saya sebagai ibu rumah tangga, tetap bisa mengetahui jalan cerita dari novel yang jadi favorit tanpa harus menelantarkan pekerjaan di rumah. Bisa sambil nyetrika bahkan masak mendengarkan nya ya

  2. menulis:

    wow keren nih aplikasi, di bacakan gitu, menambah semangat memahami sebuah buku tanpa harus di cetak, jadi hemat ruang juga. makin asik dalam belajar

  3. Fenni Bungsu menulis:

    Tadinya daku pikir juga mirip podcast dan mendongeng. Tapi Storytel punya seni yang berbeda.
    Makanya memang keren buat jadi temen dalam melakukan aktivitas

  4. Setuju dengan pendapat bahwa kita nggak bisa mengatur pikiran orang lain tentang kita. Tapi kita selalu punya pilihan bagaimana menempatkan diri kita.

    Dan membaca buku dengan cara mendengarkan tu ternyata lebih asyik. Hehehe

  5. Prihatin sekali ya lihat angka rendahnya tingkat membaca di Indonesia. Semoga dengan adanya audiobook dari storytel ini bisa berpengaruh terhadap habit baca masyarakat indonesia.

  6. Waah asyik ya install aplikasi audibook Storytel ini, banyak pilihan novel yang bisa kita baca. Hebatnya lagi dengan aplikasi ini tidak meninggalkan kewajiban kita. Bahkan kita bisa membaca novel dengan kecepatan yang kita inginkan sambil membereskan pekerjaan rumah. Biaya langganannya juga terjangkau, cus deh download aplikasi ini.

  7. tersedia 500 judul itu memang bikin heppi Mas Didik. Jadi sangat banyak pilihan ya, Mas. Bahkan saya suka banyak buku untuk anak-anak juga. kalau lagi tidak sempat mendongengkan anak atau membacakan buku cerita, bisa sekali pakai Storytel saja.

  8. menulis:

    Benar mas, mendengarkan audiobook di Storytel serasa didongengin deh, bedanya yg dongeng sekelas aktor jadi lebih menjiwai ya kan :)

  9. menulis:

    Storyrtel ini serunya juga dilengkapi dengan mode anak yah, jadi akses untuk anak-anak bisa menyesuaikan batasan umur mereka ya. Anak juga bisa mengembangkan imajinasi mereka melalui cerita-cerita yang didengarkan lewat aplikasi ini. Buruan langganan deh!

  10. Shyntako menulis:

    Aplikasi yang menarik buat yang suka baca buku or cerita ebook, nanti weekend ini mau coba eksplor ah kali aja nemu bacaan yang seru di storytel

  11. Palupi menulis:

    Udah berusaha meluangkan waktu buat baca buku, eh ternyata waktunya dipake buat yg lain. Mendingan aku dengerin buku pakai storytel aja kali ya.

  12. menulis:

    Aku seneng banget akhirnya ada aplikasi yang bikin anak anteng tanpa screen time hahaha. apalagi cerita2nya juga banyak banget koleksi judulnya bikin betah

  13. pastnya buat saya yang hobi baca buku ini useful banget karena bisa menggantikan buku yang selalu kubawa kemana-mana kalau pas lagi traveling. pakai aplikasi ini udha tinggal duduk manis pasang headset

  14. Kalau dengan harga segitu, ya murah juga ya buat berlangganan. Mana banyak keuntungannya lagi Storytel ini. Cocok nih buat saya yang susah baca buku karena repot sama bocil terus.

  15. emang menarik sekali aplikasi storytel ini, semangat untuk meningkatkan literasi yang lebih baik

  16. menulis:

    wah para penggemar buku, pasti seneng banget nih, bisa baca buku kapan aja di mana aja dengan lebih praktis ya :) jadi penasaran nih

  17. wah kok baru tahu ada aplikasi ini ya, huhuhu. Coba dari dulu. Siap download nih, biar bisa dengerin cerita novel favorit

  18. Seneng banget sih…ya,
    Aku menyambut hangat kehadiran Aplikasi Audiobook Storytel yang canggih dengan perpustakaan buku novel fiksi dan non fiksi yang tak terkira banyaknya dan baru.
    Makin betah berlama-lama menggunakan Aplikasi Audiobook Storytel.

  19. Rekomendasi yang keren banget ini kak karena saat ini untuk ke toko buku agak susah

  20. Murah meriah ya biaya langganannya cuma 39rb, tinggal pilih kapan saja dimana saja buku yang mau didengarkan, dan pastinya mata tak lelah lagi :)

  21. Aku juga seneng banget baca buku via storytel ini.. seru dan menunjang kegiatan membaca aku!

  22. Waaaaah…. Asyik. Bisa langganan streaming dan buku-buku dunia dari penerbit favorit. Apalagi sekalian dibacain ya. Mantaaaaab

  23. wah aplikasi yang menarik nih, terutama untuk saya yang butuh membaca buku motivasi tapi jujur agak sulit konsentrasi membaca buku jenis ini. mendengarkan audiobook di storytel bisa jadi solusi untuk saya, apalagi ada paketmursidahnya alias murah, Rp 19.900 . layak dicoba nih kang

  24. Dyah menulis:

    Sepertinya aku butuh Aplikasi audiobook Storytel ini deh. Soalnya udh lama gak sempat baca buku. Nah kalau pake aplikasi ini kan bisa dengerin buku-buku favorit aku sambil ngerjain yang lain

  25. menulis:

    Harga paket berlangganan yang 39rb ini menurut saya sudah terjangkau banget, bila dibandingkan beli bukunya langsung, cakep banget emang Storytel ini

  26. Keren banget aplikasinya, ini akan jadi solusi banget bagi kita yg sedang jenuh membaca tapi punya target bacaan gitu ya kak, bisa trial juga ya sepertinya aku mau langsung download nih siapa tau cocok dan bisa berlangganan sama Storytel ini

  27. Fenni Bungsu menulis:

    Fiturnya ini simple semua dijalankan.
    Apalagi bagian Rak Buku, seneng, kalau udah menyelesaikan langsung ada tanda ceklistnya

  28. Kemarin liat ini sepintas lalu. Baru serius baca ttg storytel ini. Ternyata sekarang baca buku bisa jadi dengan “mendengar”, jd gak ada alasan lagi untuk ngga baca buku nih. Bisa disambil melakukan kerjaan rumah, bisa tetap update buku ^^ inovatif sekali!

  29. Fionaz Isza menulis:

    Baca novel via storytel ini lebih seru ya kak, apalagi pilihan judulnya juga banyak dan beragam

  30. Aaaaaa aku suka nemu audiobook terbaru lagiii. Sebelumnya aku pakai storial. Dan sekarang aku jadi penasaran dengan adanya storytel inii.

  31. menarik nih, ternyata bisa didengarkan offline juga yah. Wajib punya aplikasi ini buat aku yang punya sedikit waktu buat baca buku

  32. betul banget praktis dan memudahkan banget dengerin audiobook di storytel
    jadi kalo kita lagi sibuk dan nggak sempat baca ini bisa membantu

  33. Wah di storytel ada lebih dari 500.000 judul buku. Berasa di dalam surganya buku gitu. Adanya aplikasi ini jadi salah satu solusi supaya tidak ada alasan ndak punya waktu baca buku. Makasih infonya, Kak

  34. menulis:

    Dengan storytel bisa makin mudah menikmati cerita dengan tetap beraktivitas yang lain. Nemenin aank juga bisa makin bounding karena orang tuanya bahagia

  35. keren nih storytel, kita jadi gak punya alasan untuk malas baca buku yaa. dia juga lebih praktis karena gak perlu tempat atau rak untuk menyimpannya

  36. Dengan adanya storytel, aku tuh jadi bisa sekalian belajar listening dengan cara mendengarkan buku-buku bahasa inggris. Jadi lebih seru

  37. menulis:

    Wah ternyata bisa dibaca offline ya, makin asik dong. Bisa dengerin buku di mana-mana..

  38. Nita Juwithafina menulis:

    Aplikasi ini sering ku pakai saat lagi berkendara, seneng aja gitu sambil di jalan denger ginian. Hemat waktu juga

  39. Kehadiran Storytel ini membuat kita bisa menikmati buku dengan cara berbeda dan menyenangkan ya, Mas. Karena sambil mendengarkan Storytel, kita bisa melakukan aktivitas lainnnya. Termasuk dalam perjalanan.

  40. menulis:

    Storytel memang aplikasi audiobook yang keren banget, banyak buku yang sedari dulu ingin saya baca ada di sini :)

  41. “Daripada ngegosip nggak jelas, lebih baik bikin hidup lebih berkualitas” Aha! Setuju banget dengan quotes-nya. Jangan biarkan otak kosong atau tanpa kegiatan apapun. Dengan memperbanyak baca pastinya wawasan dan pengetahuan pun meningkat. Apalagi sekarang ada aplikasi Storytel, baca buku sambil melakukan pekerjaan lainnnya, bisa.

  42. menulis:

    jadi penasaran euy pengen download aplikasinya. Belom pernah nyoba audiobook versi indonesia. Kaya gimana ya.

  43. menulis:

    Tak hanya memudahkan, aplikasi Storytel memang membantu kita banget memang ya, Mas. Dengan memanfaatkan hadirnya internet, kita bisa mendengarkan audiobook yang bermacam-macam juga.

    Aku juga suka nih karena banyak juga buku2 incaranku yang ternyata ada audiobooknya. Jadi penasaran banget pengin dengerin semuanya satu-satu. Terus penasaran juga sama yang naratornya yang selama ini kita kenal, bakalan enak banget nih mendengarkannya.

  44. saya juga menggunakan aplikasi storytel ini mas Didik, serunya referensi bacaannya banyak, apalagi banyak yang best seller dari Indonesia dan internasional juga

  45. aku udah download juga Storytel ini
    dan baru saja habis dengerin novel Dilan 1991
    inovasi yang sangat keren banget sekarang ada audiobook

  46. YSalma menulis:

    Aplikasi membaca buku melalui audio yang perlu diunduh nih, jadi nggak ada lagi alasan mata kelelahan saat ‘melahap’ bacaan, atau tak punya waktu krn bisa dilakukan seperti mendengar musik ya. Keren.

  47. Anakku lagi suka dengerin dongeng nih. Buku2 bags dan mereka bisa milih sendiri buku apa yg disukai. Sangat worth it buat Mom kayak aku yang gak sempat dongengin kayak dulu lagi. Storytel keren emang

  48. Wow 500 ribu buku. Banyak juga pilihannya ya. Bisa baca buku fiksi maupun non fiksi. Apalagi ada trial gratisnya. Mau!

  49. Saya belum baca nih divortiare sama selamat tinggal… Untungnya ada di storytel ya, udah langsung saya masukin bookshelf…

  50. menulis:

    Lengkap ulasannya Kak. Saya juga baca Negeri 5 Menara. Ternyata kalimat2nya baguus.

  51. keren memang nih aplikasinya, Kayaknya wajib download nih. udha lama nggalk baca buku, nggak sempat. Kalau pakai storytel kan terbantu

  52. Fenni Bungsu menulis:

    Ini jadi sobat kece sih Storytel, buku pilihan kita tuh dibacakan oleh narator dengan gaya dan intonasi yang mantap.
    Makin nyandu sih buat masukin buku² ke Rak Buku hehe

  53. Nyk menulis:

    Serasa dibibobokkan ya kalau dengan buku dibacakan narator. Duh jadi pengen download aplikasi Audiobook Storytel. Asik banget nih mana biaya langganan terjangkau dan koleksinya banyak. Rekom deh ..

  54. Wahyu Eko menulis:

    peringkat minat baca Indonesia cuma di 60, audiobook memang solusi tepat untuk orang yang minat bacanya rendah

  55. menulis:

    Awalnya kupikir Storytel ini kayak aplikasi baca lainnya yang menyediakan e-book, ternyata audiobook. Ini asyik juga ya, bisa didownload. Di tempat aku yang sering susah sinyal, tetep bisa nih dengerin audiobook di Storytel kalai sudah didownload.

  56. harga premiumnya terjangkau ya, harga segitu bisa dapat layanan dan fitur audiobook storytel lengkap. auto download nih

  57. Bacanya dengan cara mendengarkan ya, seru deh pokoknya karena bisa dimana saja kapan saja dan buku apa saja. Btwe, ulasannya lengkap euuyy

  58. Semoga dengan adanya aplikasi storytel ini, minat baca masyarakat indonesia meningkat dan bisa naik peringkat 10 besar

  59. emang ya mas baca buku tuh nambah khazanah pengetahuan, dan bikin rupa-rupa rasa tergantung genre dan alur ceritanya, banyak baca buku banyak ilmu dan simpati-empati yang terbangun ke tokoh-tokohnya

  60. Wah, itu langganan per bulan bisa download buku apa aja ya, Kak? murah banget dong, kalau tipa hari bisa dengerin buku di sana. Jadi tertarik:D

  61. Adriana Dian menulis:

    Tadinya penasaran, siapa ya yang bacain cerita buat kita dengerin.. ternyata naratornya oke oke yaaa.. bahkan salah satunya ada dian sastro, uwuw mab int

  62. Adriana Dian menulis:

    Tadinya penasaran, siapa ya yang bacain cerita buat kita dengerin.. ternyata naratornya oke oke yaaa.. bahkan salah satunya ada dian sastro, jadi berasa didongengin sama Cinta ngga sih?

  63. menulis:

    Jadi kepikiran merekomendasikan aplikasi ini sama temen yg gak suka baca. Kan jadi mendengarkan bukan baca ya, kali aja sesuai

  64. negara2 maju udah banyak yang pakai toh.. pantas aja angka literasi di luar negeri tuh tinggi, lha wong salah satunya juga didukung ama aplikasi yg keren kayak storytel giniiii

  65. Dibandingkan dengan harga berlangganannya, manfaat yang diperoleh dari aplikasi audiobook Storytel justru besar sekali..
    Bagiku, jadi menghemat space untuk simpan buku dalam bentuk fisik atau bisa melihat gambaran isi sebuah buku dulu sebelum menetapkan membeli.

  66. Fenni Bungsu menulis:

    Wah iya ada si Dilan juga.
    Udah tersedia belum ya?
    Jadi mau ceki-ceki Storytel lagi, soalnya terakhir daku lihat masih coming soon

  67. memang lebih murah sih yaa kalau berlangganan buku di storytel ini. bayangin aja sekarang harga buku hampir 100 ribu sementara kalau pakai storytel 39000 bisa dengerin banyak buku sebulan penuh

  68. menulis:

    Miris sekali ya kondisi literasi negeri ini, semoga semangat literasi akan ada dan bangkit kembali dengan kemudahan dari aplikasi Storytel ini

  69. menulis:

    Saya juga pengguna Storytel nih. Memang jadi enak ya tanpa terpaku baca buku, kita jadi tau isi buku yg berhalaman-halaman itu

  70. aku pun dengerin novel Go Set a Watchman di Storytel seru banget sih, keren ya naratornya ga kaleng-kaleng, sampe mikir bisa nih jadi media pembelajaran listening juga

  71. kebetulan nih ada banyak banget buku yang pengen aku baca tapi aku belum sempet beli dan baca. dengan aplikasi audiobook stotytel aku bisa banget nih ngerjain kerjaan lain sambail baca dengar buku yang pengen aku baca ya

  72. enak ya di storytel gak perlu nunggu ayang bacain cerita. tinggal download aplikasi, terus bobo sambil dengerin suara chicco jericho hahaha

  73. menulis:

    Dulu kalau membaca buku harus fokus, yakni duduk sambil memegang buku. Namun sekarang berkat aplikasi Storytel, orang bisa jadi mulitasking. Bisa mendengarkan buku sambil menyetir, beres-beres rumah dan lain-lain.

  74. Dirman menulis:

    Makin mudah dan menyenangkan! saya rasa itu sih kesan pertama yang didapatkan saat mengunduh serta menggunakan aplikasi audiobooknya storytel. Sarana edukatif yang milenial banget, keren!

  75. Wah, lumayan ya Kak, kalo dengeri buku berbahasa Inggris bisa sekalian berlatih kemampuan listening. Makasih insight-nya Kak.

  76. Jaman sekarang semua makin mudah yaaa. Jadi bisa tetap denger cerita dari buku apalagi sebelum tidur. Penasaran bgt mau downloaddd

  77. Emang asik banget dengerin buku di Storytel ini ya kak, bisa disambi mengerjakan hal lainnya. Bisa sambil masak, nyetrika baju, dll

  78. suka dengan aplikasi ini karena pilihan bacaanya banyak, best Indonesia juga dunia, jadi banyak pilihan

  79. menulis:

    Wah, beneran lengkap sekali storytel ini.. Dari mulai jenis bukunya, genrenya, hingga kegunaannya juga.. Bisa mode anak juga nih.. Jadi kita gak cape kalau anak minta diceritain buku terus ya :D

  80. menulis:

    Aku juga udah download aplikasi ini kak, alhamdulillah banget ini membantu kalau punya anak dan anaknya lagi demen didongengin biar ibunya mulutnya ngga berbusa KWKWKWWKWKK

  81. Aplikasi storytel ini juga bisa sebagai sarana belajar listening lho, jadi bisa nambah skill deh!

  82. menulis:

    Alternatif cara pembayarannya sangat memudahkan. Kadang2 aku males langganan ini itu karena ribet dengan cara bayarnya. StoryTel ini cukup lengkap ya, ada GoPay dan ShopeePay segala.

  83. Aplikasi audiobook kaya storytel ini emang out of the box banget yah kak, bisa nemenin tidur kaya lagi didongengin gitu hihi

  84. Bener-bener nih Storytel, judul-judul bukunya sangat melimpah baik dari dalam maupun luar negeri. Best seller pula.
    Serasa dimanjakan banget mendengarkan para narator adem di Storytel

  85. Oh ternyata Mariposa itu novel fiksi Indonesia yaa..
    Cuus aku ikutan kak Didik dengerin Novel Fiksi yang lagi ngetren melalui Aplikasi audiobook Storytel.

  86. Aku kira storytel itu cuma audiobook aja kak. Ternyata lengkap demgn e-book nya juga ya. Mana jenis novel fiksi maupun nonfiksi secara global. Asyiiiikkk. Surganya bookworm ini mah

  87. Tren mendengarkan buku skrg emang semakin meluas yah kak, untuk yg gak punya bxk wkt buat baca buku, app ini recommended

  88. Yuni Bint Saniro menulis:

    Asyiknya membaca buku seperti didongengin euy. Pas banget bisa sambil tiduran euy. Nggak khawatir mata terasa sakit karena baca sambil tiduran. Hehehe

  89. Setuju banget, Mas. Daripada ngegosip gak jelas, mending lakukan aktivitas berkualitas, misalnya dengerin “dongeng” dari Storytel ini. Ya gak sih?

  90. Storytel jadi aplikasi pilihan kalah ingin refreshing dengan cerita-cerita seru tapi tanpa perlu menonton atau membacanya

  91. keren nih aplikasi, dibacakan ya. Bagi yang nggak sempat mantengin buku, ini cocok banget deh.

  92. menulis:

    Wah toss
    Amu juga dengerin bukunya Tere Liye di aplikasi Storytel ini
    Novel Selamat Tinggal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *