peramal

Pertanyaan yang aneh dan sebenarnya tidak perlu dijawab. Namun,jika elo punya masalah,ada kalanya bisa datang ke peramal itu.

Bagi gw, datang ke peramal bukan mendapatkan solusi kongkrit. Namun sebenarnya malah kegalauan hati akibat diberikan saran dari peramal itu.

Orang yang datang ke peramal,tentu punya masalah yang ingin dipecahkan. Yang datang ke peramal ini pun tidak cukup meminta saran dari teman atau bahkan orang terdekatnya sekalipun.

Gw sih, tidak mempercayai 100% apa yang dikatakan oleh peramal. Maklum saja, Tuhan akan melaknat hamba-Nya yang datang ke dukun,paranormal atau peramal untuk meramal masa depannya.

Ya,kata-kata itu merupakan rambu bagi kaum muslim untuk tidak mempercayai seorang peramal.

Namun,untuk sekadar iseng, datangilah peramal tapi tidak untuk 100% dipercayai. Anggap saja kau bertemu teman untuk curhat dan mereka kasih solusi. Nah,solusi ini bisa kau lakukan atau bisa saja sebaliknya. That’s it.

Kata peramal Mira Delima Oktaviana,yang biasa mangkal di area Taman Ismail Marzuki,ramalan ini hanya sebuah antisipasi atau mawas diri sebelum melakukan sesuatu. Semuanya tetap harus diserahkan kepada Tuhan dan lakukan sesuai kemampuanmu. So,masih perlukah datang ke peramal? Its depends on you..
Tapi ada celetukan dari orang, mengapa harus datang ke peramal kalau rejeki dia (peramal) itu kita yang memberi??? hehehe..

By Didik Purwanto

Copywriter | Ghost Writer | ex Business Journalist | Farmer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *