kudo

kudo

Situs belanja online semakin marak di Tanah Air. Potensi pasar yang besar tak menyurutkan minat perusahaan rintisan (startup) berlomba-lomba menyuguhkan situs belanja online yang efisien, gampang diakses, dan memudahkan dalam pembayaran.

Selama ini situs belanja online memang belum banyak dipercaya masyarakat. Apalagi sistem pembayaran rata-rata dengan mekanisme perbankan, seperti kartu kredit, kartu debit, transfer hingga Cash on Delivery (COD).

Sistem COD hingga kini masih menjadi sistem yang dipercaya masyarakat. Sistem ini memungkinkan penjual dan pembeli bertemu dan bertatap muka hingga mencapai kesepakatan jual beli.

Namun bila jarak antara penjual dan pembeli jauh, sistem ini akan terkendala. Nah, perusahaan rintisan Kudo bisa menjawab solusi di atas.

Kudo adalah startup asli bikinan anak Indonesia. Berdiri Juli 2014, Kudo (Kios Untuk Dagang Online) ingin mengembangkan solusi praktis untuk marketplace dan ekosistem pembayaran di Tanah Air.

Apa itu Kudo selengkapnya? Bisa cek di sini:

Kudo bekerja sama dengan perusahaan e-commerce lain yang memungkinkan belanja online semakin mudah. Di sini, Kudo menyediakan agen yang dipercaya penjual untuk memfasilitasi dengan pembeli.

Situs ini didirikan dua anak muda Indonesia yaitu Albert Lucius sebagai CEO dan Agung Nugroho sebagai COO.

Menurut Agung, agen akan menjadi tumpuan Kudo dan menjembatani antara penjual dan pembeli dalam bertransaksi online. Mekanisme pembelian barang tetap memakai cara online.

Agen akan dibekali sebuah tablet yang berisi katalog online produk yang dijual di Kudo. Nah, pembeli yang ingin bertransaksi bisa membayar sejumlah harga barang kepada agen tersebut.

Di sini akan muncul kepercayaan antara penjual dan pembeli dalam bertransaksi, khususnya bisa membayar secara tunai ke agen.

Bila barang tidak sampai atau rusak, si agen yang akan bertanggung jawab kepada Kudo dan akan diteruskan kepada si penjual. Kudo juga sudah melakukan kesepakatan dengan penjual, khususnya barang atau jasa yang dijual merupakan produk asli, bukan tipu-tipu.

Nah, bedanya dengan situs belanja online lain, Kudo memang menyediakan agen tersebut untuk memfasilitasi antara penjual dan pembeli. Di sini agen bisa siapa saja yang ingin mendaftar, baik karyawan, ibu rumah tangga, pensiunan.

Uniknya, bila mau menjadi agen akan berkesempatan mendapat komisi dari penjualan tadi. Visi Kudo ingin menciptakan jutaan pengusaha teknologi secara gampang dengan penghasilan menggiurkan.

Untuk menjadi agen, kita diharuskan deposit minimal Rp 500 ribu sebagai saldo untuk transaksi. Jumlah deposit seterusnya akan tergantung besarnya transaksi belanja online nantinya. Cara ini seperti jualan pulsa online namun Kudo menyediakan beragam barang dan jasa.

Kudo juga akan meminjamkan sebuah tablet mungil sebagai alat untuk memudahkan kita berjualan online. Pembeli bisa langsung melihat produk yang ditawarkan Kudo melalui perangkat tersebut.

Kudo mengklaim menawarkan dua juta barang mulai dari tiket, barang elektronik, busana, kosmetik, barang rumah tangga, makanan, dan semua kebutuhan seperti pulsa, pembayaran listrik, air, asuransi, dan cicilan pembayaran.

Dengan menjadi agen, kita seperti memiliki supermarket pribadi meski sebenarnya itu barang milik orang lain. Kita bisa membeli sendiri atau memfasilitasi orang lain untuk membeli produk dalam katalog Kudo tadi. Asyiknya, kita bisa mendapat penghasilan dari menjadi agen tersebut.

Tertarik?

By Didik Purwanto

Copywriter | Ghost Writer | ex Business Journalist | Farmer

One thought on “Kudo, Kios Online Berbasis Agen”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *