Sejak kemunculannya, ASUS ROG Ally membawa perubahan besar di dunia PC gaming portabel. Perangkat ini membuktikan bahwa bermain game AAA sekelas PC bisa dilakukan dalam genggaman. Namun, perkembangan tidak berhenti sampai di situ. Pada tahun 2025/2026, ASUS menggandeng Microsoft Xbox untuk menghadirkan penerus yang lebih canggih, yaitu ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X. Perbedaan ROG Ally dan ROG Xbox Ally apa?
Perbedaan utama antara dua generasi ini mencakup banyak aspek, mulai dari perangkat keras hingga antarmuka pengguna. Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk memasuki dunia konsol game portabel atau ingin melakukan upgrade, ada lima perbedaan ROG Ally dengan ROG Xbox Ally yang harus dipahami terlebih dahulu.

Ringkasan
Perbedaan ROG Ally dan ROG Xbox Ally
Lompatan Jantung Pacu: Ryzen Z1 vs Ryzen Z2 Series
Perbedaan ROG Ally dan ROG Xbox Ally paling mencolok terletak pada prosesor. ROG Ally awal menggunakan AMD Ryzen Z1 dan Z1 Extreme, sedangkan ROG Xbox Ally kini memakai generasi terbaru, AMD Ryzen™ Z2 A dan Ryzen™ AI Z2 Extreme. Prosesor ini memakai arsitektur grafis RDNA 3.5 yang lebih kuat dan dilengkapi dengan Neural Processing Unit (NPU) bertenaga hingga 50 TOPS.
Kehadiran NPU membuat ROG Xbox Ally menjadi handheld bertenaga AI pertama. Dari segi performa, game berat dapat berjalan dengan frame rate 20-30% lebih tinggi, menjamin gameplay yang stabil. Ini menjadi peningkatan signifikan dalam kinerja dibandingkan perangkat sebelumnya.
Lonjakan Kapasitas Baterai yang Masif
Perbedaan ROG Ally dan ROG Xbox Ally juga terletak pada baterai. Baterai pada ROG Ally pertama hanya berkapasitas 40Wh, yang sering membuat perangkat habis daya di bawah dua jam saat menjalankan game AAA. ROG Xbox Ally menawarkan solusi dengan kapasitas lebih besar. Varian standar membawa baterai 60Wh, sedangkan versi Xbox Ally X bahkan mencapai 80Wh, dua kali lipat dari generasi awal.
Kapasitas baterai yang lebih besar ini, dikombinasikan dengan efisiensi prosesor baru, memungkinkan waktu bermain yang jauh lebih lama. Mode ‘Silent’ pada model baru memberikan performa yang sebanding dengan mode ‘Performance’ di perangkat lama, tapi dengan konsumsi daya yang lebih hemat.

BACA JUGA:
Evolusi Antarmuka: Armoury Crate vs Xbox Interface
Urusan antarmuka, perbedaan ROG Ally dan ROG Xbox Ally juga kentara. ROG Ally lama menggunakan Windows 11 standar dengan Armoury Crate SE sebagai tambahan untuk navigasi game. Berbeda dengan ROG Xbox Ally, yang saat menyala langsung boot ke antarmuka khusus Xbox layar penuh.
Antarmuka ini dioptimalkan untuk kendali dengan stik dan menonaktifkan proses Windows yang tidak perlu. Hasilnya, pengalaman bermain seperti menggunakan konsol biasa. Namun tetap memberikan fleksibilitas Windows 11 untuk mengunduh game dari berbagai platform seperti Steam atau Epic Games.
Kebebasan Modifikasi: RAM dan SSD M.2 2280 Standar
Tak ketinggalan urusan jeroan. Perbedaan ROG Ally dan ROG Xbox Ally juga termasuk dapur pacu dan RAM. Upgrade hardware menjadi lebih mudah di ROG Xbox Ally. ROG Ally lama memakai SSD M.2 2230 yang kecil, mahal, dan kapasitas terbatas. Model baru mendukung SSD M.2 2280 yang lebih umum dan lebih murah di pasaran.
Selain itu, RAM pada ROG Xbox Ally juga lebih cepat dan besar. Seri standar hadir dengan 16GB LPDDR5-6400, sedangkan varian Xbox Ally X memberi opsi hingga 24GB LPDDR5X-8000. Kapasitas besar ini menjamin pembagian memori video ke GPU berjalan lancar tanpa hambatan.

Perubahan Desain: Kehadiran Dual USB-C dan Ergonomi
Bagian desain, ASUS mempercantik bagian konektivitas untuk mengatur perbedaan ROG Ally dan ROG Xbox Ally. Desain fisik memang mirip dengan layar IPS 7 inci berkecepatan 120Hz, tapi konektivitas mengalami perubahan penting. ROG Xbox Ally menghilangkan port XG Mobile untuk external GPU dan menggantinya dengan dua port USB Type-C standar.
Ini memungkinkan pengguna mengisi daya sambil menghubungkan aksesori lain sekaligus tanpa perlu tambahan dongle. Selain itu, tekstur grip dan sistem pendingin juga diubah agar tangan lebih nyaman dan perangkat tetap dingin saat dipakai lama.
ROG Xbox Ally membawa peningkatan yang signifikan dibandingkan ROG Ally awal. Dari peningkatan prosesor dengan dukungan AI, kapasitas baterai lebih besar, antarmuka Xbox yang lebih fokus gaming, hingga kemudahan upgrade hardware dan desain konektivitas yang lebih praktis. Semua ini mengubah handheld ini menjadi sistem konsol portabel dengan pengalaman gaming yang lebih matang.

Jelajahi dunia game tanpa batas dengan perangkat yang lebih canggih. Pertimbangkan untuk mencoba ROG Xbox Ally atau melengkapi pengalaman Anda dengan laptop ASUS terbaru yang mendukung ekosistem Xbox Game Pass. Jangan ragu untuk mendapatkan perangkat lewat toko resmi ASUS agar mendapatkan dukungan dan layanan terbaik.
