Pengusaha Cemaskan Instabilitas Politik

Pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) mengharapkan kekisruhan antara KPK dan Kepolisian RI dapat segera dihentikan karena dicemaskan bisa merusak optimisme investor. “Dunia usaha khawatir sekali. Kisruhnya malah antarlembaga hukum yang paling sentral di negara ini,” kata Sekretaris Jenderal Gapensi Andi Rukman Karumpa di Jakarta, Minggu …

Kabinet Ekonomi Jokowi Diragukan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan susunan kabinet pada pemerintahannya lima tahun mendatang. Sejumlah nama kabinet di bidang perekonomian dinilai sudah ada yang dikenal pasar seperti Bambang Brodjonegoro yang kini menjadi Menteri Keuangan atau Sofyan Djalil yang semula Menteri BUMN menjadi Menko Perekonomian. Namun penunjukan Rini Soemarno menjadi Menteri Badan …

Kenaikan BBM Bisa Terganjal

Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla ke depan diperkirakan akan terganjal. Saat ini, Koalisi Merah Putih (KMP) sudah menguasai lebih dari setengah parlemen. Ekonom ANZ Banking Group Ltd Daniel Wilson mengatakan, resistensi politik akan menyulitkan setiap perubahan dalam kebijakan, terutama kenaikan harga BBM. Pada perdagangan …

Investor Ambil Untung

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla memenangkan hasil pemilihan presiden dengan perolehan 53,15 persen. Pasar langsung menyambut dengan aksi ambil untung (profit taking). Managing Director Spiro Sovereign Strategy di London Nicholas Spiro mengatakan, aksi ambil untung dipicu pernyataan calon presiden Prabowo Subianto yang menolak hasil perhitungan …

Rupiah Menunggu Hasil Pemilu

Rupiah pada perdagangan Jumat (4/7) mengalami kenaikan menjadi Rp 11.887 per dolar AS dibanding perdagangan sebelumnya Rp 11.963 per dolar AS. Level tersebut merupakan terkuat sejak empat bulan terakhir, khususnya menjelang pelaksanaan pemilu pekan ini. Dari berbagai survei, elektabilitas Prabowo Subianto-Hatta Rajasa kian tipis dibanding pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Lembaga …

Nasib Petani Kurang Diperhatikan

Guru Besar Fakultas Pertanian IPB Dwi Andreas Santosa mengatakan, selama ini pemerintah kurang memerhatikan petani dan justru fokus pada konsumen. Akibatnya, ketika harga melambung, pemerintah memilih impor untuk meredam harga. “Kebijakan impor menyebabkan pergeseran pekerja pertanian. Mereka jadi malas bertani karena impor merusak harga hasil pertanian mereka,” kata Dwi. Andreas …