Susu pasteurisasi

Pernah nggak sih kamu bingung pas lagi belanja bulanan di minimarket? Di satu sisi ada deretan susu kotak di rak biasa, tapi di sudut lain ada susu botol segar yang wajib banget disimpan di dalam kulkas pendingin.

Meski kelihatannya sama-sama susu sapi cair, keduanya ternyata melewati proses pengolahan yang beda banget, lho! Biar nutrisi keluargamu maksimal, kamu wajib tahu fakta beda susu pasteurisasi vs susu UHT. Yuk, kita bahas faktanya bareng-bareng!

Membedah Proses Pengolahan: Suhu dan Waktu Menentukan

Perbedaan paling utama dari kedua jenis susu ini ada pada suhu dan seberapa lama mereka dipanaskan. Proses pemanasan ini nggak cuma buat mematikan bakteri jahat, tapi juga sangat memengaruhi karakter akhir susunya.

Biar kamu nggak pusing membedakannya, ini dia rincian spesifik dari masing-masing proses pengolahannya:

Proses Susu Pasteurisasi

Metode yang satu ini memanaskan susu di suhu yang cukup bersahabat, yaitu sekitar 72° Celcius. Waktu pemanasannya pun super kilat, cuma butuh 15 detik saja.

Suhu rendah dan waktu singkat ini punya tujuan khusus: mematikan patogen berbahaya, tapi tetap menjaga bakteri baik di dalamnya. Karena bakteri baiknya masih hidup, varian ini wajib selalu ada di tempat dingin biar nggak basi.

Proses Susu UHT (Ultra High Temperature)

Nah, kalau UHT beda cerita. Sesuai namanya, susu ini dipanaskan menggunakan suhu yang sangat ekstrem, mencapai 135–145° Celcius. Hebatnya, proses ini cuma memakan waktu 1 hingga 2 detik.

Suhu dahsyat ini sukses menyapu bersih semua bakteri dan mikroorganisme di dalam susu. Setelah itu, cairan susu dikemas rapi ke dalam kotak aseptik kedap udara sehingga awet disimpan berbulan-bulan di suhu ruang.

Dari Segi Nutrisi dan Keawetan, Menang Mana?

Setelah tahu beda cara masaknya, sekarang saatnya kita menimbang fakta beda susu pasteurisasi vs susu UHT dari segi nutrisi dan cara simpannya. Ini penting banget biar kamu bisa menyesuaikannya dengan gaya hidup dan kebutuhan orang di rumah.

Kandungan Nutrisi Alaminya

Karena diproses dengan suhu yang lebih “kalem”, susu segar (Fresh Milk) terbukti jauh lebih jago menjaga kualitas nutrisi alaminya. Protein utuh, ragam vitamin, hingga enzim bawaannya tetap utuh dan gampang diserap tubuh.

Di sisi lain, proses ekstrem pada susu UHT memang bisa sedikit menurunkan kadar nutrisi bawaannya. Tapi jangan khawatir, kandungan makro seperti protein dan kalsium esensialnya tetap terkunci dengan baik, kok!

Aturan Penyimpanan yang Wajib Ditaati

Susu segar alias pasteurisasi butuh perhatian ekstra dari kamu. Susu ini wajib banget diletakkan di kulkas bersuhu 1-4° Celcius. Kalau segelnya sudah kamu buka, sangat disarankan untuk menghabiskannya sebelum 4 hari.

Kalau bicara kepraktisan, susu UHT memang juaranya. Sebelum segel dibuka, kamu bisa menyimpannya di rak kamar atau lemari dapur hingga 9-10 bulan. Tapi ingat, begitu dibuka, aturannya sama: wajib masuk kulkas dan habis dalam 4 hari!

Susu Bikin Perut Eneg dan Mual? Ini Solusinya!

Pernah merasa eneg, kembung, atau malah mencium aroma amis kandang sapi (prengus) yang tajam saat minum susu? Kalau iya, wajar saja kalau kamu perlahan jadi malas merutinkan minum susu tiap hari.

Sensasi nggak sedap itu sebenarnya adalah “alarm” bahwa kualitas susu atau standar kebersihan peternakannya patut dipertanyakan. Bau amis biasanya muncul akibat pemerahan yang jorok atau susu terlalu lama kena udara kotor.

Terus, apa solusinya? Gampang banget! Pastikan kamu cuma pilih produk murni dari peternakan terintegrasi (from grass to glass). Sapi yang bahagia dan terawat pasti menghasilkan tekstur yang gurih, creamy, wangi segar, dan dijamin anti-eneg!

Susu pasteurisasi

Ciptakan Rutinitas Sehat dengan Nutrisi Pasteurisasi Terbaik

Memilih asupan gizi untuk keluarga tercinta nggak boleh pakai sistem tebak-tebakan. Apapun pilihanmu nanti, pastikan susu tersebut benar-benar murni dan berasal dari peternakan modern yang kualitasnya transparan.

Kalau kamu mencari standar kesegaran tertinggi, pilihlah brand yang sudah terbukti. Sebagai pelopor Fresh Milk Pasteurisasi No. 1 pilihan keluarga Indonesia, Greenfields berkomitmen menghadirkan “Jujurly Pure, Jujurly Fresh.”

Berikut alasan mengapa susu segar Greenfields wajib jadi andalan di kulkasmu:

  • Peternakan Terbesar: Susu Greenfields 100% berasal dari peternakan milik sendiri di dataran tinggi Jawa Timur, yang merupakan peternakan terbesar di Indonesia.
  • Teknologi Canggih: Dengan teknologi pemerahan modern tanpa sentuhan tangan (no-hand touch milking process), Greenfields memastikan setiap tetes susu memiliki kualitas terbaik.
  • Perawatan Ahli 24/7: Peternakan ini menjadi rumah bagi lebih dari 20.000 sapi Holstein dan Jersey yang dirawat 24/7 oleh ahli gizi dan dokter hewan, menjamin kesejahteraan sapi serta menghasilkan susu segar kaya nutrisi.

Yuk, upgrade nutrisi keluargamu hari ini! Langsung saja meluncur ke website resmi Greenfields untuk mengeksplorasi ragam pilihan susu pasteurisasi yang rasanya juara!

Susu Greenfields

Fakta Beda Susu Pasteurisasi vs Susu UHT

Q: Lebih baik pilih yang mana untuk konsumsi harian, susu pasteurisasi atau UHT?

A: Keduanya bagus, tapi sesuaikan dengan kebutuhanmu. Kalau kamu mengincar rasa gurih alami yang creamy dan nutrisi utuh, pilih susu pasteurisasi. Kalau butuh stok yang gampang dibawa bepergian tanpa kulkas, pilih UHT.

Q: Kenapa susu pasteurisasi cepat sekali basi kalau ditaruh di luar kulkas?

A: Karena susu ini dipanaskan di suhu rendah untuk menjaga bakteri baik dan enzim alaminya tetap hidup. Jika ditaruh di suhu ruang yang hangat, bakteri baik ini akan cepat bereaksi dan membuat susunya basi.

Q: Kalau susu UHT kotak besar sudah aku buka, bolehkah disimpan di luar kulkas lagi?

A: Big no! Jangan pernah lakukan ini. Begitu segel aluminium di kotaknya terbuka, susu langsung terpapar udara dan bakteri dari luar. Kamu wajib langsung memindahkannya ke dalam kulkas bersuhu 1-4° Celcius.

Q: Apakah pemanasan tinggi pada UHT membuat semua kalsiumnya hilang?

A: Tentu tidak! Pemanasan UHT hanya berlangsung sekejap mata (1-2 detik). Durasi kilat ini dirancang khusus agar tidak merusak molekul kalsium dan protein yang sangat dibutuhkan oleh kerangka tulang dan ototmu.

Q: Mengapa susu segar pasteurisasi Greenfields bebas dari bau amis prengus?

A: Rahasianya ada pada proses pemerahan 100% otomatis tanpa sentuhan tangan. Susu langsung mengalir ke ruang pendingin tanpa terkena paparan udara kotor kandang, sehingga aromanya tetap fresh dan rasanya lezat.

By Didik Purwanto

Copywriter | Ghost Writer | ex Business Journalist | Farmer

23 thoughts on “Mana Lebih Baik? Bongkar Fakta Beda Susu Pasteurisasi vs Susu UHT”
  1. Di tempat saya banyak juga peternak sapi perah om, saya suka minum yang baru saja di perah, tapi gitu emang rasanya suka bikin mual eneg kadang-kadang.
    Jadi memang minum susu harus juga bisa di rasakan nikmat dan manfaatnya secara bersamaan, nah Susu Greenfields ini cocok buat yang mau menikmati rasa sekaligus mengambil manfaatnya

  2. Greenfileds ini salah satu susu favoritku…dirumah aku memang masih hobi minum susu meskipun gak tiap hari juga sie tapi selalu sedia susu di kulkas soalnya buat ponakan juga yang sering maen ke rumah drpd aku sediain minuman manis kemasan mending aku sediain susu kan…
    Dan dulu aku juga ampe gugling nyari perbedaan susu uht sama pasteurisasi juga gegara bingung mo beli susu yang mana milih mana yang baik hehe ternyata tergantung kebutuhan kita juga yaa :)

  3. Owalaaaa, pantesaaannn
    aku kalo grocery shopping ke SUperindo kan sering berburu Greenfields ya.
    Itu yg susu segar kok harganya relatif lebih mahal, bisa hampir 29K
    sementara kalo yg UHT rerata 24K lah.
    Ternyata gini tho bedanyaaa :)
    Kalo Emak-emak lihat dari packaging doang, kayaknya sama aja. wkwkwkwkw

  4. Aku nggak suka susu. Emakku juga nggk suka. Tapi, aku selalu belikan emakku susu Greenfields sih. Biasanya kubelikan yang rasa strawberry.

    Pernah ngicip sedikit. Dan aku nggak masalah sama sekali minum susunya.

  5. Karena serumah suka susu kami mengkonsumsi keduanya, baik pasteurisasi maupun UHT, tapi kalau boleh memilih pilih pasteurisasi. Greenfields salah satu merek yang cukup sering kami beli kalau belanja, khususnya yang plain sama cokelatnya. Kadang kalau masak sebagai pengganti santan kami juga pakai susu yang plain. Emang kudu cepet dihabiskan sih ya kalau sudah dibuka karena sayang kalau sampai basi.
    Tapi jujurly aku tu sebenarnya suka susu yang disajikan di hotel2 itu lho mas, nggak tahu apaan ya, keknya susu segar karena berlangganan dari peternakan langsung nggak sih? hehe. Soalnya rasa segernya tu beda gitu.

  6. Bermanfaat banget informasi di artikelnya. Beneran deh, emang antara dua jenis susu ini bikin galau. Tetapi, sesuai kebutuhan dan keinginan, kayaknya sih aku cenderung sering mengkonsumsi susu segar pasteurisasi Greenfields, secara lebih creamy, dan alami.

    Meski, sesekali minum UHT juga sih. Jadi lebih berhati-hati dalam menyimpan susu susu segar pasteurisasi Greenfields supaya tetap aman di konsumsi dan khasiatnya beneran all out. Buat keluarga emang mesti memberikan yang terbaik dari yang terbaik ya.

  7. Dulu saya biasanya suka beli susu pasteurisasi tuh kalo gak lagi di Bandung, ya pas di Kuningan kang. Memang, beda lah ya rasanya kalo susu pasteurisasi tuh. Kayak lebih gurih ajaa gitu, meskipun minusnya ya gabisa tahan lama dalam suhu ruang. Makanya sampe sekarang masih mengandalkan susu UHT untuk mencukupkan kebutuhan susu sehari-hari.
    Tapi pas kemaren lagi mampir ke minimarket, sempet liat ada Greenfields yang kemasannya warna item, itu tuh pasteurisasi ya? Mantep juga mang. Greenfields ini bisa jaga pengelolaan dan jaringan distribusinya sampe susu pasteurisasi ini bisa menjangkau berbagai kota besar.
    Tar kapan2 saya coba beli ah :D

  8. Dulu diriku sering asal ambil susu di supermarket tanpa tahu bedanya. Ternyata proses pemanasan dan suhunya sangat menentukan kualitas nutrisi dan cara simpannya, ya.
    Pantas saja susu pasteurisasi rasanya jauh lebih segar dan creamy, karena nutrisi alaminya masih terjaga banget. Tapi memang harus ekstra perhatian untuk langsung masuk kulkas. Sebaliknya, UHT cocok banget buat stok darurat di rumah karena super praktis.
    Kebetulan di rumah juga langganan Greenfields pasteurisasi, rasanya emang beda, wangi segar dan anti-eneg.

  9. Selama ini kalau beli susu main ambil-ambil aja tanpa memperhatikan jenisnya. Ternyata kalau lebih detail dan tahu gizi sesuai kebutuhan kita bisa milih yang lebih selektif, ya. Matur nuwun Mas jadi lebih paham sekarang bedanya UHT sama pasteurisasi ini

  10. Ternyata ada perbedaannya ya? Baru engeh daku disini.
    Berarti tandanya kalau produk dari peternakan terintegrasi lebih apik ya urusan bebas prengus ini.
    Soalnya kalau masih terasa aroma prengus memang bikin nggak nyaman untuk minum susunya.

  11. Waktu zaman sekolah, minum susu itu penyiksaan buatku. Krn memang suka samasekali, dan pasti muntah. Zaman itu kebanyakan udah susu bubuk mas. Dutch lady yg dipake mamaku. Masalahnya aku bener2 ga bisa telan, baru cium baunya aja. Akhirnya ditambahin Milo, supaya bau susu tersamar. Adikku doyan banget. Dan dia paling seneng kalau di atas susu ada semacam cream nya, yg mana itu justru bikin aku muntah2 .

    Trus diganti ke susu pasteurisasi. Tiap pagi diantar ke rumah. Kirain bakal lebih masuk ke perutku, ternyata aku malah makin ga suka . Jdinya tiap pagi aku kucing2an Ama mama. Susu selalu diem2 aku buang ke pot bunga. Atau diminum adikku .

    Susu uht pun, yg warna putih, ga sanggub aku minum. Mungkin Krn mindsetku udh trauma Ama baunya, jadi segala susu hewan yg putih, aku ga bisa telan. Hrs yg ada rasa coklat.

    Tp akhirnya aku bisa pas minum susu nabati, kayak susu soya atau susu almond. Ini aku bisa telan.

  12. Susu pasteurisasi ini berarti nggak bisa dikirim ke luar pulau ya? Soalnya kayaknya aku jarang banget ketemu susu pasteurisasi di minimarket di kotaku

  13. Aku lebih sering susu uht yang 100% fresh milk
    Dan emang seringnya beli Greenfields, uda cocok dari dulu

  14. Rasa-rasanya saya belum pernah membeli dan mengkonsumsi susu pasteurisasi. meman seringnya susu UHT. Bahkan jadi andalan saya saat pergi-pergi. Memang langsung saya habisi saat itu juga. termasuk kalau bawa yang kemasan 1 liter. Kalau sudah susu UHT masuk kulkas, saya paling minum 2-3 kali. itu pun dalam sehari.

  15. Kalau kiddosku suka banget dengan uht jarang banget saya beli susu pasteurisasi, lebih praktis uht sih, lebih mudah dibawa dan ga ribet

  16. Greenfields nih salah satu merk favoritku baik yang pasteurisasi maupun UHT. Tapi karena punya anak kecil, aku lebih sering stok yang UHT. Praktis jika dibawa bepergian. Tapi sesekali juga beli yang pasteurisasi buat diminum di rumah. Terutama kalua lagi diskon hehehe…

  17. Susu Greenfield emang juaraaa,,,,saya suka banget susu Greenfield,,,rasanya juara kualitasnya juga terjamin. Males banget kalau minum susu udah semangat mau minum susu eh ternyata susunya bikin eneg, jadi bikin bad mood banget. Untung ada susu greenfield yang seger dan gak bikin eneg.

  18. Tulisan ini pas banget banget buat saya yang suka galau di depan kulkas minimarket, hehe. Jujur baru tahu kalau perbedaan durasi detiknya pas pemanasan sekrusial itu sampai memengaruhi rasa gurih alami dan keawetannya. Memang sih kalau soal rasa, fresh milk pasteurisasi yang dari peternakan terintegrasi begini kerasa banget bedanya, lebih creamy dan bebas bau prengus

  19. Aku baca baik-baik ini.. karena pastinya sangat bermanfaat sekalii..
    Anakku di pesantren sering minta kirimin susu.. dan seringnya aku kurang aware masalah susu UHT atau pasteurisasi yaah??
    Dan karena di pesantren gak diijinkan nitip di kulkas kantin atau ruang makan ((sekalinya boleh, pasti bakalan banyak yang nitip..huhuhu)) jadi memang disimpennya di suhu ruang ((di dalam loker)). Dan seringnya aku beliin yang kemasan 1L ((karena anakku ada 2 ya.. kalo beli yang kecil-kecil, banyak makan tempat di loker)).
    Alhamdulillah, sekarang jadi paham.. lebih baik beli yang mana kalau disimpennya di suhu ruangan.
    Haturnuhun artikelnyaa..ka Ditto.

  20. Sejak awal memang sudah kepo sama Greenfileds
    Ternyata memang benar kalau produk susunya oke dan selalu jadi andalan
    Aku sih sukanya karena gurihnya beda dari yang lain

  21. Selama ini saya tidak terlalu memperhatikan dikembangkan susu apakah dia pasteurisasi ataupun Bagaimana cara baca ini jadi tercerahkan nanti akan milih yang sehat dan lebih menguntungkan bagi kita sebagai konsumen supaya bisa menikmati susu dengan segala manfaatnya

  22. Greenfields favoritku nih (juga Saladin) dan alhamdulilah kalau pross pembuatannya sangat aman bagi kesehatan. Daku kan concern banget masalah gula di makanan / minuman (sejak Saladin diet gula dan gluten). Nah susu Greenfields ini yang kandungan gulanya paling rendah, jadi bagus untuk anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *