fbpx
komunitas blogercrony indonesia bloggerday

Komunitas Bloggercrony Indonesia Berdayakan BCC Squad di BloggerDay 2021 Jadi Keluarga Jempolan

Tahun ini aku senang sekali bisa ikutan lagi silaturahmi BCC Squad melalui ajang ketemuan akbar Komunitas Bloggercrony Indonesia di BloggerDay 2021. Beberapa tahun sebelumnya, aku absen karena kesibukan kerjaan. Terakhir kali dan untuk pertama kalinya, aku hanya ikutan BloggerDay 2018.

Untuk ikutan BloggerDay, sayang banget kalau cuma ikutan sepenggal-sepenggal. Biasanya pertemuan akbar ini digelar sehari atau dua hari penuh bareng Bloggercrony Community (BCC) Squad dari seluruh Indonesia. Kebanyakan berasal dari Jabodetabek. Namun tidak menutup kemungkinan blogger dari provinsi lain juga ikutan.

Seperti halnya saat BloggerDay 2017 yang digelar di Bogor, Jawa Barat. Atau BloggerDay 2019 yang digelar di Bandung, Jawa Barat.

BloggerDay 2021 Di Tengah Pandemi

Duh, aku belum move on nih dari keseruan BloggerDay2021. Acara yang berlangsung Sabtu (6/3) ini melibatkan 100 BCC Squad yang sudah diseleksi ketat.

Maklum, anggota Bloggercrony Community sekitar 1.900 orang. Kalau hanya diambil 100, itu cuma 5 persen saja loh. Kalau yang aktif 500 orang, berarti cuma diambil 20 persen. Persaingan keras sodara. Hehehe.

Awalnya aku sempat ngga mau ikutan. Males hadapi banyak persaingan. Di rumah juga lagi banyak kerjaan.

Tapi momen ini emang ngga bisa dilewatkan. Apalagi ada narasumber berkompeten dengan materi yang sesuai masalah kekinian.

Akhirnya aku nekat daftar aja meski peluang terangkut tipis. Yang penting lekas daftar dan tetap optimistis. Untungnya, aku kembali terpilih untuk ikutan BloggerDay tahun ini secara gratis. Tanpa harus ke ibu kota, tapi bisa ketemuan blogger se-Nusantara di tengah pandemi secara maya di depan laptop dengan manis.

Perkuat Silaturahmi BCC Squad Nusantara

Sama seperti BloggerDay 2020, ajang kopdar blogger Nusantara ini digelar daring (online). Aku menganggap kegiatan ini malah menguntungkan blogger dari daerah. Terutama yang tidak bisa hadir di lokasi acara saat pertemuan luring (offline).

Oh ya, acara BloggerDay 2021 digelar daring mulai pukul 10.00 WIB. Sejak pagi aku sudah ngga sabar menggali ilmu dari beragam narasumber seru. Menariknya ada acara penghargaan Most Wanted Blog Award. Selamat untuk mbak Helva Yulyanti. Hayooo..banyakin bikin tulisan organik ya biar menang penghargaan ini tahun depan.

Pagi harinya, aku sempatkan ke sawah untuk panen sayur oyong dan pare. Beruntung harga sayur tersebut masih menguntungkan. Pandemi tetap harus berdaya, kan? Jadi petani menjadi salah satu caraku untuk berdaya di tengah persaingan di dunia kerja.

Aku kembali dari sawah pukul 09.35 WIB. Mandi dan siap-siap mantengin depan laptop bersama BCC dari seluruh Nusantara.

Pemberdayaan Komunitas Bloggercrony Indonesia

Acara ini dipandu host mbak Gita Siwi yang ternyata memiliki suara crispy. Cocok nih mbak buat jadi penyanyi. Oh ya acara ini juga didukung KITATAMA EVENT @kitatama.id biar ketemuannya makin seru dan tanpa hambatan.

Aku juga menyimak saat pendiri Komunitas Bloggercrony Community (BCC) Satto Raji berkomentar. Dia bilang pandemi yang belum kelar ini emang bikin pusing. Beruntung dua tahun ini BloggerDay mampu digelar daring melalui Virtual Community Gathering.

Jadi Komunitas Bloggercrony Indonesia masih bisa memberdayakan blogger meski tanpa pertemuan tatap mata secara nyata. Ilmu dan berbagi rezeki tetap bisa ditebar tanpa mengorbankan pertemuan fisik yang kini masih berbahaya.

Ketua Panitia BloggerDay 2021 Fawwaz Ibrahim juga bilang BloggerDay 2021 mengambil tema Keluarga Jempolan. Selain memperkuat tali silaturahim, ulang tahun #BCCJempolan6th ini ingin lebih berbagi cerita sekaligus pemberdayaan.

BCC Squad sudah dianggap sebagai anggota keluarga. Jadi inilah saatnya tumbuh bersama, berbagi, dan terus berkarya.

Virtual Family Trip Bareng Idfi Pancani

Agenda pertama, aku kagum dengan virtual family trip bersama Kak Idfi Pancani yang menjelaskan virtual tur ke Amerika Serikat. Caranya nge-guide unik. Kayak ngedongengin anak kecil. Tapi orang dewasa yang mendengarkan penjelasannya malah makin semangat.

Kita seolah diajak nostalgia, meski destinasi wisatanya hanya bisa dilihat dalam dunia maya.

Makin seru karena ada permainan yang mengasah pengetahuan. Ditambah bagi-bagi hadiah yang bikin anak-anak keluarga BCC Squad makin kegirangan. Ada pula joget Baby Shark yang bikin suasana tur virtual makin fun.

Beragam destinasi unggulan di Amerika Serikat disuguhkan. Mulai dari The White House, Patung Liberty, Air Terjun Niagara, Georgia Aquarium, Universal Studios Hollywood, sampai ke Disneyland.

Tak terasa dua jam perjalanan, tur virtual seakan masih kurang. Peserta virtual family trip berharap perjalanan ini menjadi betulan. Yuk nabung duluan biar kita bisa berangkat ke sana tak sebatas impian.

Waktu menunjukkan pukul 12 siang. Waktunya istirahat sebentar sambil rebahan. Yang mau makan, sholat atau mandi biar segar dipersilakan. Kita kembali pukul 1 siang ya sayang. Hehehe.

Senjakala Content Creator Bareng Kang Maman Suherman dan Shafiq Pontoh

Nah, ini sesi yang paling aku tunggu. Ajang Blogger Hangout ke-50 bersama Kang Maman Suherman dan Shafiq Pontoh. Beliau mengingatkan jangan gampang menyematkan status kita sebagai content creator tanpa mengerti kewajiban dan risikonya.

Komunitas Bloggercrony Indonesia BloggerDay

Untuk menjadi content creator itu ngga mudah sama sekali. Perlu konsistensi demi sebuah identitas diri.

Kadang banyak yang ambil jalan pintas agar cepat viral. Caranya, dengan mengabaikan batasan dalam pembuatan konten yang proporsional.

Terkadang ada pesanan konten yang tak sesuai hati nurani. Semua batasan ditabrak demi sesuap nasi.

Jika tak mau senjakala kreator konten terjadi, lekas benahi diri buat konten yang bikin hidupmu berkah tapi juga bikin tenang hati.

Jujur aku terkesima dengan penjelasan mereka berdua. Aku langsung mengajukan mereka ini untuk jadi narasumber BloggerHangout selanjutnya, ajang sharing materi yang kekinian dari pembicara berkompeten di bidangnya.

Ajang diskusi makin seru yang dipandu moderator Helen Simarmata. Ternyata mbak Helen lulusan Sastra Jerman yang langsung ditimpali dengan bahasa Jerman pula oleh mas Shafiq Pontoh. Salut.

Selepas ashar, ada permainan Kahoot yang dipandu Satto Raji. Aku ngga menang. Soalnya telat masuk ikutan karena masih mandi.

Donasi BloggerCare

Founder Komunitas Bloggercrony Indonesia Wawa Raji melanjutkan dengan membuka donasi BloggerCare. Ajang ini emang rutin digelar BCC, terutama untuk meringankan beban BCC Squad atau untuk membantu korban bencana di Indonesia.

Dalam pengumuman sepekan setelah BloggerDay 2021, terkumpul donasi lebih dari Rp 5,5 juta. Rasa berbagi dari para BCC Squad ini ternyata luar biasa.

Tak hanya gercep soal job review atau nge-buzzer, BCC Squad juga bisa peduli antarblogger. Maka tak heran, Komunitas Bloggercrony Indonesia yang punya motto blogging, networking, dan empowering ini tak melupakan caring sebagai bentuk aksi nyata membantu sesama.

Makin Lancar Berbisnis Dengan BloggerPreneur

Mbak Wawa Raji juga ngasih penjelasan soal BloggerPreneur. Program ini memfasilitasi BCC Squad yang memiliki usaha agar lebih dikenal lagi di dunia maya dan dunia nyata.

Mereka saling dukung dengan berbagi tips berjualan hingga motivasi agar tak lelah dalam berbisnis.

Di BloggerDay2021 ini ada banyak BloggerPreneur yang ngasih dukungan. Mereka ngasih paket buat dijadiin hadiah untuk BCC Squad. Wah makasih ya. Semoga usaha kalian makin lancar jaya.

Seperti @duorajistore yang menjual minyak kayu putih Pulau Buru Maluku dan gula batu kristal kuning khas Yogyakarta. Atau buat ibu-ibu yang ingin melimpahkan air susu ibu (ASI) hingga 900 persen dalam 24-72 jam bisa kunjungi @asiboostertea.

Yang pingin jasa foto produk di Surabaya dan seluruh Indonesia bisa kontak @katalensaku.photoworks. Buat yang ingin memenuhi kebutuhan bayi bisa ikuti @aykoprojects.

Aksesoris @geraiaksesoris2 ngasih beragam gelang buat individu maupun couple. Seru ngga tuh? Kuy beliin buat pacar barumu. Haha. Suvenir aneka pot plastik multilayer dari @makarame bakal mempercantik ruanganmu serta menghias pojok hijaumu. Kunjungi juga @sreehandmate yang bikin paketan suvenir lucu. Makanan ringan biasa jadi istimewa karena cara bungkusnya luar biasa. Simple dan elegan.

Di lini kuliner ada @anesacooking dengan beragam pasta dan pudding serta @dapursesukahati yang punya ragam cake dan cookies yang fresh. Biar praktis masak perlu aneka ragam bumbu dalam kemasan dari @resepdapurayah. Enak dan sudah pasti dijamin halal.

Bidang fesyen ada @hennahijab_collection yang nyediain pakaian muslim dan muslimah untuk dewasa dan anak-anak. Termasuk masker dalam berbagai corak. Duh jadi pingin beli buat persiapan baju Lebaran kelak.

Ragam jenis pakaian berupa daster, piyama, dress sampe topi lucu bisa dicek di  @ebigsoo_fashion_ tuh. Asyik banget nih buat kondangan atau santai-santai lucu.

Yang unik itu kalau bisa beeli kopi dengan bayar seikhlasnya. Kopinya juga berasal dari beragam jenis dan lokasi. Hidup itu sudah pahit. Jadi bikinlah manis dengan @photo_coffee_ .

Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh

Pukul 4 sore, saatnya cari ilmu tentang Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bersama influencer Kania Safitrii dan psikolog Ifa Hanifah Misbach.

Awalnya, aku juga sempat ngga mau ikutan sesi ini berhubung sudah sore. Mana belum bantu nyokap masak lagi. Ditambah lagi, aku kan belum nikah dan belum punya baby.

Tapi sambil masak air, akhirnya aku coba aja ikutan. Siapa tahu, ilmunya bermanfaat di masa depan.

Mbak Kania berbagi cerita tentang kesulitan ibu rumah tangga saat mengasuh anak di era PJJ. Bagaimana tidak emosi kalau anak susah untuk belajar di depan ponsel atau komputer. Anak-anak hanya ingin main di halaman atau nge-game yang kini marak dimainkan pro-player.

Belum lagi mengurus gawai bermasalah, jaringan internet putus, hingga ikut mengawasi laporan tugas anak yang bikin kepala berasa berputer-puter.

Mbak Kania ngasih solusi kepada BCC Squad agar menentukan skala prioritas antara anak, kerjaan, serta me time bersama keluarga.

Dari beragam kesulitan selama PJJ, psikolog Bu Ifa ngasih pandangan berbeda. Beragam aplikasi panggilan video atau layanan video daring seperti Zoom, Google Meet, Webex Meet dan lainnya seharusnya untuk sharing experience, bukan sebagai pengganti tatap muka.

Hal ini akan membuat anak makin stres karena mengerutkan muka akibat memandangi layar gawai terlalu kecil. Apalagi pandemi telah berjalan setahun terakhir. Tak ada tanda-tanda kapan sekolah tatap muka kembali bergulir.

Meski ada wacana sekolah normal kembali dibuka, beberapa orangtua juga khawatir bahaya COVID-19 masih mengintai kita.

Pikiranku soal mengasuh anak juga makin terbuka. Salah satunya soal ngasih reward buat anak. Dari kacamata mbak Ifa, reward itu sebenarnya bukan untuk manusia. Sistem itu malah cocok untuk hewan. Shock banget aku saat itu.

Padahal aku selalu menanamkan ini saat mengasuh ponakanku. Berarti cara mengasuhku selama ini salah besar buuuu. Untung aja aku ikutan BloggerDay 2021. Nyesel banget kan yang ngga daftar dulu.

Atur Ulang Hidup Di Tengah Pandemi

Pandemi COVID-19 mengubah beberapa tata cara kehidupan. Perusahaan kantorku bekerja menjadi salah satu yang terdampak akibat pandemi COVID-19. Beberapa perusahaan memangkas tenaga kerjanya hingga menempuh jalan cuti tanpa gaji (unpaid leave) bagi karyawan. Aku menjadi salah satu yang terdampak pandemi tersebut.

Aku bersyukur masih diberi kesehatan dan rezeki dari beberapa usaha lepas (freelance) dan kembali ke desa untuk meneruskan usaha keluarga. Bagiku, rezeki bisa diperoleh di mana saja. Tak perlu di ibu kota. Impianku, hidup bahagia di kota, tapi dengan rezeki anak kota. Amiin.

Asyiknya lagi, Komunitas Bloggercrony Indonesia masih memberiku peluang pekerjaan buzzer, sponsor post dan beragam kegiatan lainnya dengan cuan lumayan.

Meski belum bisa sebesar gaji penuh saat menjadi karyawan, hidup dengan ‘kondisi berbeda’ ini makin menyadarkanku tentang kehidupan.

Hidup tak selalu bergelut mencari materi. Bisa hidup tenang bersama keluarga besar menjadi hal yang patut disyukuri. Bisa hidup dengan sehat saja di tengah pandemi ini sudah menjadi sebuah rezeki.

Bayangkan, banyak orang kehilangan anggota keluarganya akibat pandemi ini. Belum lagi yang kehilangan pekerjaan, cerai dari suami/istri, atau malah merugi akibat salah investasi.

Kini saatnya merenung diri untuk menemukan makna, perspektif baru dan peluang untuk berkembang di masa normal lagi nanti. Ini kesempatan kita menggali potensi lain dari dalam diri. Serta meyakinkan prioritas dalam kehidupan kerja, keluarga, dan pribadi.

Bersyukur harus menjadi prioritas dalam menjalani hari. Dengan mengubah perspektif pola pikir positif, kita akan merasakan kelimpahan harapan tanpa takut dan cemas lagi.

Yang terpenting, bersikaplah baik kepada diri sendiri dan gali kemampuan lain dari diri kita sendiri.

Semoga pandemi lekas usai. Kita pun dapat menyongsongnya nanti dengan gemilang peluang rezeki.

Please follow and like us:

39 komentar untuk “Komunitas Bloggercrony Indonesia Berdayakan BCC Squad di BloggerDay 2021 Jadi Keluarga Jempolan”

  1. Setiap event memang menjadi ajang silaturahim, apalagi perayaan ulang tahun yang tentunya membuat bersenang-senang dan bisa menambah wawasan dengan sharing pengalaman. Terima kasih sharingnya Ka…

  2. Banyak ya acaranya, trus ada jalan jalan virtual pula sampai ke Amerika, semoga komunitasnya semakin berkembang dan selalu solid apalagi dalam membantu teman2 yang sedang kesusahan

  3. Alhamdulillah, Mas Didik. Walau masa pandemi, kumpul blogger bisa tetap terlaksana ya, Mas. Bisa terus bersilaturahmi, berbagi ilmu dan cerita. Saya kemarin ga ikutan, tapi bisa merasakan keseruannya dari cerita Mas Didik ini.

  4. Ultah BCC memang selalu menarik, Kak Didik. Termasuk BloggerDay 2021 kemarin, ramai banget ya walaupun dihelat secara online. SElain bertabur hadiah dan virtual tour yang asyik, aku paling tersindir oleh ucapan Kang Maman dan Mas Shafiq. Kudu punya jujur dalam berkarya, ga asal hajar karena iming-iming rupiah. Kudu jadi pakar untuk bisa survive, semoga bisa ikut lagi tahun depan ya.

  5. Daku juga gak menang kahoot kak, soalnya pas main sedang was-was hape yang dipakai zoom mau habis batrenya haha, alhasil gak fokus dah telat terus jawabnya. Tapi seneng banget bisa ikutan BloggerDay 2021

  6. Aku kemarin ketinggalan informasi acaranya karena ada keperluan keluarga, asli ngirim banget dengan teman teman yang berkesempatan ikut jadi keluarga jempolan

  7. Aku penasaran yang platform kayak zoom dan Google meet bukan untuk pengganti tatap muka tapi buat sharing experience, itu maksudnya gimana ya dan contohnya sharing experience itu yg kayak gimana? Soal reward berarti reward apapun ga boleh ya? Termasuk kayak misal puasa ramadhan 30 hari full dapat boneka misalnya. Atau ada reward tertentu yg boleh?

  8. wahh seru sekali acara Blogger Day ini ya kak
    bertabur banyak hadiah dan pastinya ilmu yg bermanfaat
    ah, semoga tahun depan aku bisa ikutan Blogger Day ini

  9. Rayakan Blogger day di tengah pandemi ternyata cukup menarik juga ya kak. Banyak hadiah juga dan semua kebagian.

    Acara yang disuguhkan juga menarik sekali. Bikin betah kita dari pagi sampai sore mantengin layar gadget hahah

  10. Kang Maman ini sosok yang jujur n humble banget menurut saya. Lucu pula. Dan guyonannya itu ringan tapi kadang bikin terpancing buat ikut merenung.

  11. Yups,, setuju dengan kang maman. Kita harus bisa membuat konten yang membuat hidup kita berkah dan hati menjadi tenang. Impian semua orang itu sebenarnya. CUma kadang ada saja penghalangnya. Bukan penghalang yang bagaimana-bagaimana sih. Kadang, menulis sesuatu yang diinginkan orang lain. Bisa jadi kita nyaman menuliskannya. Kadang juga nggak.

    Tapi kalau aku sebisa mungkin menulis dari hati. Menyelipkan setiap pengalaman yang sebenar-benarnya. Tanpa bermaksud menutup-nutupi meski harus menyamarkan nama tokoh dan tempat kejadian. #eh. hehehe…

  12. Euisry Noor (isrinur.com)

    Seru banget kayaknya acaranya ya. Sayang banget aku gak ikutan…
    Bertabur ilmu, kebersamaan, dan hadiah.
    Sepakat banget sama materinya Kang Maman bahwa menjadi content creator tuh gak mudah. Ada cara mudah yg cepet ngejar viral itu, tapi kan… Belum tentu sesuai nurani jg. Kalo yg gak tahu batas demi konten malah bikin gak respek.

  13. Nah kan. Kenapa baru sadar kalau ternyata kelewatan acara sekeren ini. Apa alarm ku gak bunyi ya? Padahal bintang tamunya mantab jiwa. Bisa belajar banyak walau di rumah aja

  14. Wuah peserta bloggerday ini dari semua penjuru indonesia yaaa. Pandemi memang ngebuat kita nggak bisa bertatap muka langsung, tqpi tetap mengumpulkan kita semua dalam ruang virtual bersama sama yaaaa.. keren sekali bloggerdaynya BCC <3

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email