Galat basis data WordPress: [Table 'k7266953_dpdc.wpdp_termmeta' doesn't exist]
SELECT term_id, meta_key, meta_value FROM wpdp_termmeta WHERE term_id IN (33,34,67,68) ORDER BY meta_id ASC

class="post-2391 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-tech-buzz tag-apple tag-iphone tag-ipod tag-mac" itemscope itemtype="https://schema.org/Blog">
Logo Apple
Tech Buzz

Pertama Kali, Penjualan iPhone Turun

apple_logo

Apple pertama kali melaporkan penurunan penjualan iPhone sejak merilis ponsel cerdas pada 2007. Penurunan penjualan berdampak ke pendapatan dan laba.

Penjualan iPhone hingga kuartal I-2016 turun 16 persen menjadi 51,19 juta unit dibandingkan periode sama tahun lalu 61,17 juta unit. Laba bersih juga tertekan dari US$ 13,6 miliar menjadi US$ 10,5 miliar.

Pendapatan perusahaan juga turun pertama kalinya sejak 2003 dari US$ 58 miliar menjadi US$ 50,6 miliar. Saham Apple langsung turun lebih dari delapan persen menjadi US$ 95,90 per saham.

CEO Apple Tim Cook mengatakan, penurunan akan cepat berlalu. Analis menyatakan, penurunan tidak mengejutkan saat pasar ponsel cerdas global jenuh.

“Setelah ekspansi sejak 2007-2011, Apple mendekati kejenuhan. Banyak dari pemilik iPhone hanya memertahankan satu ponselnya atau memiliki ponsel Android dari perusahaan kompetitor,” kata analis Jackdaw Research Jan Dawson.

Ia menilai, Apple berhasil mendongkrak penjualan di pasar yang memiliki pertumbuhan lambat pada model ponsel dengan layar besar tapi itu tidak jelas apakah bisa mendapatkan momentum kembali.

Pendapatan dari penjualan Apple di China turun 26 persen menjadi US$ 12,5 miliar namun turun 56 persen di India. “(Pasar) China tidak lemah,” kata Cook.

“Kami mungkin tidak memiliki beban yang kita inginkan tapi itu jauh lebih stabil dibandingkan apa yang saya pikirkan sebelumnya.”

1-iphone-6

Cook menilai, sebagian besar penurunan pendapatan berasal dari China daratan karena dampak penguatan dolar AS. Cook melihat potensi penjualan di India. Ia berharap kenaikan penjualan di sana.

Untuk mengantisipasi pelambanan penjualan, Apple mengubah fokusnya dengan meningkatkan jumlah pengguna layanan. Misalnya Apple Music, iTunes, Apple Pay, dan App Store. Pendapatan dari layanan tersebut mencapai rekor baru yakni hampir US$ 10 miliar. “Kami telah mengembangkan bisnis yang sangat besar dan menguntungkan di bidang layanan,” katanya.

Sumber: AFP

Anda mungkin juga suka...