qihooSalah satu miliarder China Zhou Hongyi akan menginvestasikan US$ 409,05 juta atau Rp 5,2 triliun untuk mengambil 45 persen perusahaan patungan bersama vendor smartphone Coolpad Group. Coolpad akan menggunakan dana untuk membeli paten software, merek dagang, dan nama domain untuk usaha.

Hongyi merupakan pemilik perusahaan mesin pencari Qihoo, operator terbesar kedua di China. Nantinya, Qihoo akan menjadi penyedia layanan pencarian default di ponsel merek Dazen, ponsel hasil patungan antara Qihoo dan Coolpad. “Ini salah satu inisiatif untuk memerkuat posisi ponsel internet di China. Kami juga akan membangun sebagai platform mobile internet terkemuka di China,” kata Zhou.

Namun saham Qihoo turun 6,92 persen menjadi US$ 55,52 di perdagangan New York pada Selasa (16/12). Saham Coolpad turun 9,42 persen di perdagangan Hong Kong waktu setempat.

Persaingan pasar smartphone di China sangat sengit. Xiaomi yang kini menempati posisi pertama penjualan ponsel di China memiliki pangsa pasar 14 persen, diikuti Samsung, Lenovo, dan Samsung masing-masing 12 persen, berdasarkan perusahaan riset Canalys.

Pemain lain seperti Huawei Technologies ingin berada di urutan pertama penjualan ponsel di China dalam waktu tiga tahun mendatang dengan memikat pengguna melalui perangkat berkualitas tinggi namun harga terjangkau.

Coolpad menjual tiga juta smartphone secara online pada semester I-2014 atau sekitar 13 persen dari volume penjualan ponsel keseluruhan di China. Marjin laba kotor 13,6 persen dibanding 13,2 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Hongyi menempati peringkat 131 sebagai miliarder berdasarkan Forbes China Rich List dengan kekayaan bersih US$ 1,4 miliar. Melalui juru bicara perusahaan, Zhou minta tidak dimasukkan dalam daftar orang terkaya di China.

Sumber: Forbes