Profil

Raup Rezeki Tali Pedal Fixie

DSC_0253 (2)Berbisnis yang paling mudah bisa berawal dari hobi. Cara ini juga dilakoni Ikhwan Hakiki yang memulai usaha membuat tali (straps) pedal sepeda fixed gear (fixie).

Sejak kuliah, Kiki senang bersepeda fixie bersama teman-teman kampusnya. Saat itu sepeda fixie cukup digemari dan menjadi salah satu olah raga yang banyak digandrungi anak muda.

Namun harga-harga aksesoris sepeda dirasa cukup mahal karena harus impor. Ide membuat pedal straps pun muncul karena bahan yang mudah didapat dan proses pembuatan tidak rumit.

Ia menilai, Indonesia mampu memproduksi produk serupa dengan kualitas sama bagusnya. Ia menganggap tantangannya hanya terletak pada kreativitas agar mampu bersaing dengan produk impor lainnya. “Awalnya hanya iseng, tetapi sekarang jadi salah satu usaha yang saya jalani dengan serius,” katanya.

Tanpa latar belakang sekolah desain atau bisnis, pertengahan 2010 Kiki meluncurkan produk pedal straps-nya yang diberi nama Hook Straps. Peluncuran Hook Straps sambil menunggu kelulusannya sebagai Sarjana Strata satu (S1) Hubungan Internasional. “Sebelum memulai usaha ini, saya sempat bekerja di salah satu bank swasta di Jakarta, tapi hanya sebulan,” katanya.

Saat memulai usaha, Kiki tidak menggelontorkan banyak modal dan hanya dengan uang Rp 100 ribu ia mampu membuat tiga pasang pedal straps yang dijual ke teman dekat. Dengan sistem maklon order (memberikan bahan baku ke penjahit) ke salah satu konveksi rumahan di Kota Depok, Kiki terus memutar keuntungan untuk modal pada dua bulan awal berproduksi. “Setelah dua bulan, saya baru bisa merasakan keuntungan dari setiap penjualannya,” ujarnya.

Kiki mengaku memeroleh pendapatan cukup untuk membiayai kehidupannya saat ini sebagai mahasiswa pascasarjana di Universitas Padjajaran, Bandung. Ia juga telah memekerjakan dua orang untuk membantunya menjahit. “Harga awal sepasang pedal straps Rp 50 ribu, tetapi sekarang Rp 90 ribu,” katanya.

Selain pendapatan materi, usaha ini mendatangkan pertemanan dan jaringan usaha (networking) yang semakin luas. Bahkan usahanya kini telah diekspor ke berbagai negara seperti Malaysia dan Singapura. Menurut dia, asal bisa menjaga kualitas dan harga, usaha apa pun bisa diminati negara lain.

Ke depannya, Kiki berharap scene fixed gear akan terus berkembang dan meluas hingga diadakan kompetisi X-games. Bersepeda fixie merupakan olah raga cukup menyenangkan dan menantang karena menggunakan sepeda tanpa rem. “Kalau fixed gear terus berkembang usaha saya pun akan terus bertahan,” ujarnya.

Perkecil Kemungkinan Gulung Tikar

Usaha tali pedal sepeda fixie akan terus bergantung pada kondisi komunitas sepeda fixie. Selama komunitas ada, usaha tersebut dirasa akan tetap bertahan. Namun bila sebaliknya, Kiki telah mengantisipasi dengan usaha lain yait usaha clothing line bernama Remind Rich dan ternak ikan bawal. Modal kedua usaha ini berasal dari usaha utamanya, Hook Straps.

Menurut dia, kedua usaha baru tersebut dijalankan untuk memertahankan pendapatan dan mengembangkan kreativitasnya. “Bersepeda fixie menjadi sebuah tren. Pada akhirnya bisa tidak lagi menarik. Kedua usaha ini saya jalani untuk memerkecil kemungkinan gulung tikar,” katanya.

Usaha Hook Straps sangat segmented karena lebih ke arah komunitas. Tantangan usaha tersebut tergantung perkembangan fixie sendiri. Namun ia tetap optimistis usahanya akan terus berkembang. “Market  usaha ini tidak terbatas hanya di lingkup Indonesia, melainkan dari luar juga banyak peminatnya, tinggal bagaimana kita mengemas brand,” katanya.

Kiki menilai, bisnis pakaian jadi masih berhubungan dengan usaha utamanya karena masih terkait desain dan segmen anak muda. Pakaian jadi menuntut kreativitas Kiki mendesain pakaian yang menarik dan nyaman dengan harga terjangkau. “Tantangan bisnis pakaian jadi hanya persaingan kualitas dan harga,” katanya.

Untuk usaha ikan bawal, Kiki menganggap sebagai tantangan baru karena berbeda dari dua usaha yang ditekuninya. Namun usaha tersebut dianggap sebagai bahan pembelajaran jika ia tetap menekuni bisnis ke depan. “Saya benar-benar baru di dunia bisnis ternak dan mendorong saya merasa tertantang untuk berhasil di dunia ternak ikan dan mengembangkan usaha lainnya,” katanya.

straps black-pink (2)

Profil:

Pemilik : M Ikhwan Hakiki

Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 24 Juni 1987

Tempat Usaha:  Cimanggis, Depok

No Telepon: 081318689970

Pendidikan: S1 Hubungan Internasional Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta,

S2 Hubungan Internasional Universitas Padjajaran

Hobi: bersepeda, menggambar

Anda mungkin juga suka...