nokia_n1_02Nokia merilis tablet N1 dengan sistem operasi Android. Produk tersebut dianggap tidak menyalahi kesepakatan dengan Microsoft karena hanya mengakuisisi divisi perangkat ponsel dan layanannya.

“Tidak ada larangan bagi Nokia menggunakan merek Nokia pada tablet. Kami sebelumnya juga pernah memproduksi tablet Windows (Nokia Lumia 2520) sebelum menjual divisi tersebut ke Microsoft,” kata dokumen perusahaan. Perangkat akan memakai OS Android Lollipop dengan dijual sekitar US$ 249 belum termasuk pajak.

N1 memiliki bentang layar 7,9 inci Gorilla Glass 3 dengan panel IPS 2.048 x 1.536 piksel. Tablet ini dipersenjatai dengan Intel Z3580 berukuran 2,3GHz dan RAM 2GB dan penyimpanan internal 32GB.

Kamera belakang 8MP dan kamera depan 5MP. Keduanya mampu merekam video 1.080p. Hal ini akan menarik apakah Nokia mampu memertahankan kemampuan pencitraan yang bagus atau hanya tinggal kenangan.

Tablet memiliki berat 318 gram dan dinilai sebanding dengan Tablet Sony Z3 Compact. Baterainya berkapasitas 5.300 mAh.

Sistem antarmukanya menggunakan Z Launcher khas Nokia. Sistem ini sebelumnya juga bisa diunduh gratis dalam versi beta. Meski memakai Android, belum ada tanda-tanda produsen asal Finlandia ini memakai aplikasi khas Google, seperti Gmail atau Google Play.

Tablet ini dikabarkan diproduksi oleh Foxconn yang juga menjadi pemanufaktur Apple dan BlackBerry. Penjualan perdana akan dilakukan di China namun tanggal peluncuran belum diumumkan.

Nama Resmi Nokia N1
Faktor Bentuk Tablet
Ukuran dan Jenis Layar 7,9 inci (2048×1536, 324 ppi), IPS LCD
Dimensi Fisik 200,7 x 138,6 x 6,9 mm
Berat 318 gram
Prosesor Intel Atom Z3580, 64-bit quad-core 2,3 GHz; GPU Power VR G6430
RAM 2 GB
Media Penyimpanan Internal 32 GB
Slot micro-SD Tidak ada
Kamera Utama 8 Megapixel
Kamera Depan 5 Megapixel
Kapasitas Baterai 5.300 mAh
Jaringan Seluler Tidak ada (Wi-Fi Only)
Konektor USB Micro USB Type-C
GPS Ya, dengan dukungan A-GPS
Konektivitas Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.0, jack audio 3,5 mm
Fitur lain Accelerometer, Gyro Sensor
Sistem Operasi Android 5.0 Lollipop, Z-Launcher

Sumber: Forbes