negumoTernyata kebiasaan makan tiga kali sehari bukan kebiasaan baik. Ahli gizi Jepang menyarankan cukup makan sekali sehari. Bagaimana bisa?

Ketua Asosiasi Kedokteran Anti Aging International, Dr Yoshinori Nagumo menawarkan cara tersebut agar tubuh manusia lebih sehat, bahkan terlihat 20 tahun lebih muda.

Ia menilai dengan banyak makan justru menyebabkan banyak penyakit bisa masuk. Ia menilai, tubuh sehat yang diperoleh dengan memasok gizi terus menerus merupakan pemikiran kuno. Ia menganggap rutinitas makan yang selama ini dianut dengan tiga kali makan merupakan kebiasaan tidak sehat.

Untuk memperoleh manfaat yang maksimal dari apa yang kita makan, Nagumo menyarankan untuk memakan makanan secara seutuhnya. Maksudnya, ketika makan ikan sebaiknya dimakan seluruhnya, tidak hanya dagingnya, tetapi juga tulang dan kepalanya. Begitu juga ketika memakan sayur, tidak hanya daunnya yang dimakan, tetapi akar dan umbinya sebaiknya juga dimasak.

Kalau kita makan hanya sekali sehari, tentu perut akan lapar. Apakah itu tidak berbahaya? Menurut Nagumi, perut yang lapar justru baik untuk kesehatan. Mengapa? Karena bunyi perut yang lapar itu mengaktifkan sel-sel dalam tubuh. Dan pada waktu lapar, otak akan bekerja lebih optimal.

Dalam buku praktis yang sudah terjual lebih dari 50.000 eksemplar di Jepang ini, Nagumo menepis mitos dan menguak rahasia mengenai makan sekali-sehari tidak menyebabkan kekurangan gizi, makan berlebih justru awal dari penyakit, minum air pun tetap jadi gemuk, metabolik yang dapat memperpendek usia, mengurangi porsi makan dengan satu lauk dan satu sayur, makanan sehat adalah makanan “utuh”, menghindari ngantuk setelah makan siang, memperkuat tulang tanpa mengonsumsi kalsium, trik menghilangkan bau badan, membentuk tubuh dan memiliki otot yang kuat hanya dengan tidur, tanpa ke gym.

Yoshinori Nagumo adalah Direktur Umum Klinik Nagumo yang fokus melayani kesehatan payudara. Dosen di Jikei Medical University dan Kinki University, serta dosen tamu di Dong-A University, Korea Selatan, dan Dalian Medical University di Cina, ini memegang prinsip “memelihara kecantikan, kesehatan, dan fungsi payudara sangat penting bagi wanita seumur hidup.

Untuk itu, Nagumo melakukan operasi kanker di empat rumah sakit di Tokyo, Nagoya, Osaka, dan Fukuoka. Nagumo, yang pada 2012 dinobatkan menjadi Ketua Kehormatan Asosiasi Antiaging Internasional, sering menjadi pembicara di berbagai seminar yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Kanker Payudara Jepang, Ikatan Ahli Bedah Plastik dan Rekonstruksi Jepang, serta Ikatan Ahli Bedah Kecantikan Plastik Jepang, selain secara rutin muncul sebagai komentator di acara TV dan menulis sejumlah buku tentang awet muda.

Untuk  lengkapnya   untuk  mengetahui Hidup Sehat dengan Makan Sekali Sehari bisa  dibaca  melalui:

Buku: Makan Sekali Sehari: Membuat 20 Tahun Lebih Muda
Penulis: Dr. Yoshinor Nagumo
Penerbit: Qanita
Cetakan: I, Januari 2014
Tebal: 184 Halaman
Harga: Rp 59.000

Sumber: Yahoo